apartemen tod – Rukamen Blog https://www.rukamen.com/blog Apartemen Things in Indonesia Wed, 19 Oct 2022 14:29:50 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.7.3 http://www.rukamen.com/blog/wp-content/plugins/squirrly-seo/themes/default/css/sq_feed.css Inilah Konsep Transit Oriented Development Yang Benar https://www.rukamen.com/blog/inilah-konsep-transit-oriented-development-yang-benar/ https://www.rukamen.com/blog/inilah-konsep-transit-oriented-development-yang-benar/#comments Mon, 26 Mar 2018 08:16:33 +0000 https://www.rukamen.com/blog/?p=8923 Inilah Konsep Transit Oriented Development Yang Benar

Saat ini konsep hunian terintegrasi transportasi massal atau transit oriented development (TOD) sedang menjadi tren baru yang ditawarkan pengembang. Konsep ini dianggap sebagai solusi hunian di kota karena menawarkan akses transportasi mudah sehingga penghuni tidak perlu macet-macetan untuk mencapai tempat kerja atau belajar mereka.

Selain itu, proyek ini juga ingin menjadi solusi bagi kemacetan di kota besar yang semakin parah karena penggunaan kendaraan pribadi yang semakin meningkat. Karena itulah, proyek TOD mengintegrasikan proyek properti dengan transportasi massal, seperti LRT.

Tapi Bambang Prihartono selaku Kepala Badan Pengatur Transportasi Jabodetabek, mengatakan bahwa proyek TOD yang ditawarkan pengembang saat ini belum mengacu pada konsep yang benar. Menurutnya, konsep yang ditawarkan tersebut hanya hunian yang dekat dengan terminal, atau terintegrasi dengan stasiun.

Menurutnya, inti dari TOD adalah mendekatkan pemukiman dengan simpul-simpul transportasi, seperti terminal dan stasiun. Konsep lainnya adalah sebagai tempat transit. Orang-orang yang datang ke area TOD tersebut langsung menemukan moda transportasinya dengan berjalan kaki, maksimal tujuh menit.

Selama ini TOD yang ditawarkan pengembang masih menggunakan sistem single activity dimana hanya mengandalkan satu moda transportasi dan tidak memikirkan angkutan selanjutnya. Hal ini dapat mengakibatkan terminal dan stasiun menjadi semrawut dan kumuh karena orang sulit pindah moda kendaraan.

Harusnya, dengan konsep TOD, konsep transitnya bisa membuat orang beralih dari satu moda transportasi ke moda lainnya agar bisa mencapai tujuan akhir. Setiap peralihan moda tersebut juga tidak boleh lewat dari tujuh menit berjalan kaki untuk mencapainya.

Karena berbasis transportasi umum, area TOD juga harus terbuka untuk kawasan sekitar atau hunian yang sudah ada dalam radius beberapa kilometer. Pemerintah daerah diminta menyediakan sarana dan fasilitas yang bisa mempermudah  masyarakat mencapai kawasan TOD terdekat.

Salah satu fasilitas yang harus ada di area TOD adalah fasilitas parkir, dimana pengendara yang hendak melanjutkan perjalanan dengan moda transportasi massal bisa memarkir kendaraan mereka. TOD seharusnya mendorong sebanyak mungkin orang-orang untuk menggunakan angkutan umum.

Diketahui bahwa dari 47,5 juta perjalanan di Jabodetabek, hanya 2% yang menggunakan transportasi umum, 75% menggunakan sepeda motor, dan 23% menggunakan mobil pribadi. Karena itu, lalu lintas di Jabodetabek masuk ke kategori kondisi macet gawat darurat. Karena itu konsep TOD diharapkan menjadi salah satu solusinya.

Saat ini, Badan Pengatur Transportasi Jabodetabek sedang menyediakan klinik untuk memberikan edukasi kepada para pengembang tentang konsep TOD yang benar. Dengan TOD ini, mereka ingin mengatur dan mengubah pergerakan orang. Pola pergerakannya harus sehat agar lalu lintas lebih lancar.

Baca juga: Perkiraan Harga Rusun dan Rusunami Berbasis TOD

Sumber: Housing Estate

]]>
https://www.rukamen.com/blog/inilah-konsep-transit-oriented-development-yang-benar/feed/ 1
Apartemen TOD Masih Menarik Tahun Politik Ini https://www.rukamen.com/blog/apartemen-tod-masih-menarik-tahun-politik-ini/ https://www.rukamen.com/blog/apartemen-tod-masih-menarik-tahun-politik-ini/#respond Mon, 29 Jan 2018 08:00:30 +0000 https://www.rukamen.com/blog/?p=8425 Apartemen TOD Masih Menarik Tahun Politik Ini

Saat ini pemerintah tengah marak mempromosikan konsep Transit Oriented Development, dimana konsep ini dijadikan pendekatan pengembangan kota yang mengadopsi tata ruang campuran dan maksimalisasi penggunaan angkutan massal, seperti Trans Jakarta, KRL, LRT, dan dilengkapi jaringan pejalan kaki atau sepeda.

Pengembangan infrastruktur terus semakin terarah pada target pengembangan Smart Sustainable City yang sedang dikerjakan pemerintah pusat. Karena itulah investor properti semakin tertarik menjadikan apartemen dengan konsep TOD sebagai pilihan instrumen investasi.

Kondisi ekonomi nasional pada tahun ini diperkirakan tumbuh di atas lima persen, termasuk industri properti. Tahun ini investasi di sektor properti masih menjadi pilihan karena keuntungannya terus terjadi tiap tahun, ditambah dengan yield sewa sebesar enam hingga delapan persen setiap tahunnya.

Selain itu, apartemen juga masih menjadi incaran masyarakat sebagai hunian alternatif yang praktis dan area strategis, ditambah harga lebih terjangkau daripada harga rumah. Dengan presentase suplai proyek apartemen kini mencapai 3% per kuartal atau 12,3% per tahunnya, permintaan apartemen semakin bertambah ke depannya.

Nilai jual apartemen juga terus mengingat kebutuhan masyarakat semakin bertambah, terutama Jakarta Selatan diprediksi masih menjadi area favorit dibanding lokasi lain di tahun 2018. Perpaduan ideal antara tempat tinggal, perkantoran, dan area komersial, serta pengembangan infrastruktur transportasi maupun kota, Jakarta Selatan masih menjadi primadonadengan menawarkan sejuta pesonanya di sektor properti.

 

Tahun politik juga tidak menghalangi penjualan apartemen TOD karena kondisi letaknya yang tidak jauh dari stasiun, apartemen yang dipasarkan mulai dari RP 900 jutaan termasuk menarik.

Baca juga: Manfaat Pembangunan Apartemen Konsep TOD

 

]]>
https://www.rukamen.com/blog/apartemen-tod-masih-menarik-tahun-politik-ini/feed/ 0
Mahasiswi UI Rancang Bangunan Multifungsi Berbasis TOD di Cawang https://www.rukamen.com/blog/mahasiswi-ui-rancang-bangunan-multifungsi-berbasis-tod-di-cawang/ https://www.rukamen.com/blog/mahasiswi-ui-rancang-bangunan-multifungsi-berbasis-tod-di-cawang/#respond Sat, 08 Apr 2017 03:29:32 +0000 https://www.rukamen.com/blog/?p=5740 Mahasiswi UI Rancang Bangunan Multifungsi Berbasis TOD di Cawang

Seorang mahasiswi Universitas Indonesia, Stevanny Putri, telah merancang proyek Perancangan Arsitektur 5 yang berbasis TOD (transit oriented development) di D-Holl, Cawang. Proyek ini berada di Menara Saidah yang sekarang ini dilintasi berbagai moda transportasi umum, antara lain kereta komuter, Trans Jakarta, dan LRT (light rail transit) yang sebentar lagi akan selesai dibangun.

Stevanny memperlihatkan rancangan bangunan multifungsi berbasis TOD tersebut pada pameran arsitektur HUNI_KOMUNAL di Kedai Ketan Susu, Sabtu lalu. Rancangannya ini menurut Stevanny untuk memenuhi kekurangan tersedianya moda transportasi yang terintegrasi di kawasan tersebut. Karena itulah ia merasa lokasi yang dipilih tersebut strategis karena berada di kawasan perkantoran menengah dengan peluang mobilisasi, khususnya pejalan kaki.

Di daerah tersebut, sistem transportasi yang tidak terintegrasi misalnya adalah pengguna kereta komuter dan Transjakarta harus melewati kolong jembatan dengan kondisi yang kurang baik. Ini karena dua jalan raya yang berada di level stasiun kereta Jalan Cikoko Timur dan Jalan Tol Dalam Kota di Jalan MT Haryono setinggi delapan meter.

Bangunan multifungsi yang dirancang Stevanny seluas 38.336 meter persegi dan terhubung terowongan di bawah Jalan Cikoko dan Jalan MT Haryono. Di sini akan terdapat apartemen, perkantoran, dan hotel. Hotelnya dibangun untuk pekerja kantoran kelas menengah yang berada di sekitar bangunan. Hotel dibuat dengan adanya rotasi dan pengurangan massa yang bisa digunakan sebagai area fasilitas, seperti kolam renang dan taman.

Di bagian barat balkon terdapat tanaman rambat yang fungsinya untuk menambah privasi penghuni dari perkantoran dan untuk mengurangi panasnya sinar matahari pada siang dan sore hari. Fitur lainnya adalah air terjun di dua lantai setinggi sembilan meter dimana airnya asalnya dari air hujan yang melewati lubang di tengah masa bangunan.

Bagaimana menurut Anda tentang rancangan Stevanny ini?

Baca juga: Hunian Berkonsep TOD Semakin Naik Daun

Sumber: Kompas Properti

]]>
https://www.rukamen.com/blog/mahasiswi-ui-rancang-bangunan-multifungsi-berbasis-tod-di-cawang/feed/ 0