tips beli properti – Rukamen Blog https://www.rukamen.com/blog Apartemen Things in Indonesia Wed, 19 Oct 2022 14:29:50 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.7.3 http://www.rukamen.com/blog/wp-content/plugins/squirrly-seo/themes/default/css/sq_feed.css Tips Investasi Rumah Untuk Kaum Milenial https://www.rukamen.com/blog/tips-investasi-rumah-untuk-kaum-milenial/ https://www.rukamen.com/blog/tips-investasi-rumah-untuk-kaum-milenial/#comments Wed, 02 May 2018 11:04:19 +0000 https://www.rukamen.com/blog/?p=9265 Tips Investasi Rumah Untuk Kaum Milenial

Salah satu instrumen investasi yang paling menjanjikan dan menguntungkan adalah investasi rumah. Selain itu, investasi rumah lebih aman dari emas, saham, atau valuta asing. Karena itulah banyak orang memilih investasi rumah untuk menambah penghasilan. Berikut ini adalah tips bagi milenials agar tidak gagal dalam berinvestasi rumah

Apa tujuanmu dalam berinvestasi rumah?

Anda hendaknya mengawali segala hal yang ingin Anda lakukan dengan niat yang baik. Tentukan tujuan Anda dalam berinvestasi rumah agar bisa terarah menuju hasil yang diinginkan. Jadikan tujuan tersebut juga sebagai pertimbangan saat mulai mengembangkan investasi. Jangka waktu investasi yang ingin Anda lakukan mempengaruhi bentuk properti yang cocok untuk Anda.

Lakukan observasi dengan baik

Salah satu hal yang harus diobservasi dengan esktra hati-hati adalah lokasi. Lokasi adalah hal penting yang harus dipertimbangkan ketika memiliki rumah yang akan dibeli. Apakah lokasi tersebut strategis? Bagaimana rencana pembangunan infrastrukturnya ke depan? Karena merupakan investasi jangka panjang dimana keuntungannya akan dirasakan di kemudian hari, Anda harus rajin-rajin melakukan survei dan observasi seputar properti yang Anda inginkan.

Cek harga dan kualitas rumah

Setelah menemukan lokasi yang pas, cek harga pasaran properti di kawasan tersebut. Jangan terlalu cepat memutuskan akan membeli properti tersebut karena sebagai investor sebaiknya lakukan survei harga yang paling wajar dan cocok dengan harga pasar.

Perhatikan keadaan finansial

Sebelum memutuskan membeli sebuah rumah, perhatikan juga keadaan finansial Anda, cocokkan dengan budget rumah yang cocok. Setelah itu, lakukan perbandingan bunga KPR di bank-bank yang menyediakan fasilitas tersebut yang cocok dengan kemampuan finansial.

Baca juga: Inilah Syarat Mengajukan KPR Wajib Diketahui

Survei juga harga sewa dan biaya perawatan

Karena harga tanah selalu naik, maka harga bangunan di atasnya juga otomatis ikut naik ke harga paling baru. Karena itu, survei harga sewa dan biaya perawatan di sekitar lokasi rumah yang Anda minati. Pastikan juga desain dan perawatan selalu baik agar menjaga nilai investasi tersebut.

Berbeda dengan tanah yang hanya perlu didiamkan, Anda bisa mendapatkan modal kembali dengan cara mengkontrakkan, membuat kos, atau lain-lainnya. Perhatikan juga berapa lama jangka waktu nilai investasi akan kembali.

Bekalkan diri dengan informasi terkini seputar properti

Selalu bekalkan diri dengan informasi terkini seputar persaingan pasar properti agar Anda tetap untung dalam berinvestasi. Anda harus jeli dalam melakukan survei dan pastikan penyewa rumah Anda sesuai dengan yang yang diminati. Jika rumah Anda tidak banyak ada di pasaran, Anda akan lebih banyak kesempatan mendapatkan penyewa.

Dengan tips dan trik di atas, pastinya kaum milenial akan mengetahui cara mendapatkan keuntungan dalam berinvestasi properti.

Sumber: IDN Times

]]>
https://www.rukamen.com/blog/tips-investasi-rumah-untuk-kaum-milenial/feed/ 1
Pro & Kontra Membeli Proyek Saat Soft Launching https://www.rukamen.com/blog/pro-kontra-membeli-proyek-saat-soft-launching/ https://www.rukamen.com/blog/pro-kontra-membeli-proyek-saat-soft-launching/#respond Fri, 13 Apr 2018 11:26:06 +0000 https://www.rukamen.com/blog/?p=9108 Pro & Kontra Membeli Proyek Saat Soft Launching

Banyak sekali investor properti yang tidak ragu membeli properti walaupun masih berupa gambar. Umumnya, pengembang mulai menjual proyek sejak proses persiapan proyek, termasuk legalitas dan perizinan melalui soft launching.

Harga produk saat soft launching pastinya lebih rendah dibanding ketika sudah dibangun. Selain itu, konsumen bisa memilih unit dan letak yang diinginkan jika masih berupa gambar. Developer juga memberikan banyak gimmick kemudahan pembayaran, seperti uang muka yang lebih ringan, angsuran DP, dll yang tidak akan diberikan ketika proyek sudah mulai dibangun.

Karena itulah, konsumen yang dana nya terbatas harus memanfaatkan penawaran properti dengan harga perdana. Developer yang masih memerlukan pembeli agar proyek nya berhasil dibangun pastinya akan memberikan servis terbaik untuk calon konsumennya.

Tapi, dibalik pro juga pastinya terdapat kontra dan resiko. Salah satu resikonya adalah properti tersebut batal dibangun. Bukti pembelian hanyalah surat pemesanan dan kwuitansi pembayaran juga disusul dengan perjanjian di bawah tangan antara konsumen dan pengembang berupa Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB).

Untuk mengurangi resiko penipuan, konsumen harus jeli dalam melihat reputasi developer. Pilihlah developer yang sudah dikenal baik dan reputasinya juga baik.

Baca juga: Pertanyaan Wajib Calon Pembeli Untuk Developer Proyek Yang Belum Dibangun

Tapi, itu tadi, di balik setiap potensi keuntungan tentu juga ada potensi risiko. Bukti pembelian hanya surat pemesanan dan kwitansi pembayaran yang disusul dengan perjanjian di bawah tangan antara konsumen dan pengembang alias Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB). Untuk meminimalisir risiko lazimnya orang berupaya membeli properti yang dikembangkan developer yang sudah dikenal baik reputasinya.

Berikut ini adalah tips meminimalisir resiko membeli properti saat soft launching

  1. Cari tahu track record pengembang. Cek proyek-proyek sebelumnya, apakah ada proyek yang batal bangun atau berhenti di tengah jalan.
  2. Pastikan lokasi properti, rencana infrastruktur, apakah akan ada pembangunan dll.
  3. Pasitkan lokasi jauh dari banjir atau daerah yang bahaya, tinggi kriminalitas, dll.
  4. Minta pengembang membuat kontrak tertulis tentang properti, mulai dari harga jual, biaya-biaya tambahan yang harus dikeluarkan, tanggal serah-terima properti, denda terlambat jika pengembang terlambat dalam menyelesaikan proyek.
  5. Pastikan semua dokumen perjanjian jual-beli lengkap agar Anda bisa melakukan klaim jika kondisi properti yang sudah dijanjikan berbeda dengan yang dibangun.
  6. Jangan membeli properti soft launching dengan tunai keras (hard cash). Lakukan negosiasi dengan pengembang dengan melakukan pembayaran bertahap sesuai perkembangan kondisi bangunan.

Baca juga:  Tips Terhindar Dari Pengembang Nakal

 

 

]]>
https://www.rukamen.com/blog/pro-kontra-membeli-proyek-saat-soft-launching/feed/ 0
Properti Dengan Lokasi Seperti Ini Yang Wajib Anda Miliki https://www.rukamen.com/blog/properti-dengan-lokasi-seperti-ini-yang-wajib-anda-miliki/ https://www.rukamen.com/blog/properti-dengan-lokasi-seperti-ini-yang-wajib-anda-miliki/#respond Mon, 15 Jan 2018 12:53:45 +0000 https://www.rukamen.com/blog/?p=8331 Properti Dengan Lokasi Seperti Ini Yang Wajib Anda Miliki

Apakah pada awal tahun ini Anda sedang berencna untuk beli atau sewa apartemen atau rumah? Faktor utama dalam mencari apartemen atau rumah baru adalah mencari lokasi yang baik, entah untuk investasi atau tempat tinggal.

Berikut ini adalah ciri-ciri lokasi yang baik sebelum Anda memutuskan untuk membeli atau menyewanya.

  1. Menjadi tujuan masyarakat
    Carilah lokasi yang prospektif dimana arus masuk ke lokasi lebih besar daripada arus ke luar. Artinya secara demografi kawasan itu menjadi tujuan arus masyarakat, sehingga otomatis menjadi arus barang. Lokasi tersebut harus menjadi salah satu pilihan tempat bagi masyarakat untuk menggantungkan hidup, contohnya kawasan industri atau pendidikan.
  2. Akses mudah ke pusat kota
    Lokasi yang baik memiliki akses mudah ke pusat kota, yaitu area tempat terjadinya aktifitas perkotaan, seperti area CBD, kawasan perdagangan, kawasan bisnis, hiburan, dll.
  3. Merupakan kawasan favorit
    Lokasi berada di kawasan pilihan, baik bagi konsumen atau investro. Kawasan ini merupakan lokasi pilihan masyarakat berpenghasilan menengah ke atas dan memiliki capital gain yang besar.
  4. Kawasan baru dan berkembang
    Lokasi prospektif masuk dan kategori sunrise property, yaitu properti yang terletak di kawasan baru dan berkembang, stabil, dan kawasan modern yang baru direhabilitasi.

Baca juga: Yang Perlu Diperhatikan Ketika Inspeksi Apartemen

Sumber: Liputan6

]]>
https://www.rukamen.com/blog/properti-dengan-lokasi-seperti-ini-yang-wajib-anda-miliki/feed/ 0
12 Tips Menjadi Kaya & Sukses Versi Warren Buffet https://www.rukamen.com/blog/12-tips-menjadi-kaya-sukses-versi-warren-buffet/ https://www.rukamen.com/blog/12-tips-menjadi-kaya-sukses-versi-warren-buffet/#respond Wed, 15 Mar 2017 11:45:12 +0000 https://www.rukamen.com/blog/?p=5527 12 Tips Menjadi Kaya & Sukses Versi Warren Buffet

Ketika salah satu orang paling kaya di dunia memberikan tips uang, terutama tips menjadi kaya, maka ada baiknya jika kita mendengarkan. Warren Buffet adalah seorang investor yang sangat disegani karena keputusannya membawa sukses di dunia bisnis dan investasi. Selain itu, ia juga terkenal tidak pelit membagi ilmu lewat tips-tips dan motivasi.

Diambil dari salah satu artikel Tung Desem Waringin lewat situs Detik Finance, berikut 12 tips menjadi kaya versi Warren Buffett:

image

1. Investasi yang sukses membutuhkan waktu, disiplin dan kesabaran. Tidak peduli seberapa berbakat diri Anda, Anda harus mampu bersabar agar mampu mendapat hasil yang maksimal.

2. Bukan tidak mungkin untuk mencapai hasil maksimal dengan upaya yang minimal.

3. Satu hal yang Anda harus pelajari dari sejarah adalah banyak orang yang tidak pernah belajar dari sejarah.

4. Kebiasaan buruk akan sangat mudah untuk dilakukan hingga Anda merasa hal tersebut akan sangat sulit untuk diperbaiki.

5. Anda tidak perlu melakukan semua hal dengan benar. Anda hanya harus berhati-hati agar tidak melakukan terlalu banyak hal salah.

6. Butuh waktu 20 tahun untuk membangun reputasi baik, namun Anda hanya butuh waktu 5 menit untuk menghancurkannya. Ingatlah hal tersebut maka Anda pun akan melakukan semua hal dengan lebih baik

7. Bergaulah dengan orang-orang yang lebih baik dari Anda. Anda pun akan berjalan ke arah tersebut.

8. Saya akan ajarkan cara sederhana untuk menjadi kaya. Jadilah orang yang takut ketika semua orang tamak, dan jadilah orang yang tamak ketika semua orang merasa takut.

9. Satu perbedaan besar antara orang sukses dan tidak adalah orang sukses berani untuk mengambil risiko dan senang mengatakan tidak.

10. Satu tanda sukses adalah ketika Anda mampu untuk menjadikan orang-orang yang Anda kagumi berbalik mengangumi Anda.

11. Jangan ingin sukses dengan cara cepat

12. Minimalkan berutang, jika berutang pastikan untuk membayarnya tepat waktu

Demikiran 12 tips dari Warren Buffet, semoga bermanfaat bagi Anda.

Ingin mulai investasi properti atau jual, beli, atau sewa apartemen? Buka saja Rukamen!

]]>
https://www.rukamen.com/blog/12-tips-menjadi-kaya-sukses-versi-warren-buffet/feed/ 0
Tips Memiliki Properti di Usia Muda https://www.rukamen.com/blog/tips-memiliki-properti-di-usia-muda/ https://www.rukamen.com/blog/tips-memiliki-properti-di-usia-muda/#respond Thu, 26 May 2016 06:29:07 +0000 http://blog.rukamen.com/?p=1994 Tips Memiliki Properti di Usia Muda

Mungkinkah memiliki properti di usia muda? Ternyata, tingginya harga properti beberapa tahun belakangan ini tetap tidak menyurutkan minat kaum muda untuk memiliki properti sejak dini. Sebuah survei di Indonesia mengungkapkan, anak muda usia 20-30 tahun sudah siap membeli properti.

Survei juga menunjukkan bahwa 70 persen anak muda menyatakan ingin membangun rumah tapak (landed house). Padahal, rumah tapak ini biasanya memiliki harga lebih tinggi ketimbang apartemen sederhana.

Bagi Anda yang masih muda dan berkeinginan serupa, ada banyak cara yang bisa dicoba untuk mewujudkan mimpi memiliki properti impian. Jangan khawatir soal pendapatan yang terbatas, karena yang paling penting adalah tekad yang kuat untuk memiliki properti di usia muda.

Tips-memilih-properti-di-usia-muda-square

Hal ini senada dengan yang diungkapkan Mike Rini Sutikno, perencana keuangan dari Mitra Rencana Keuangan.

Usia muda adalah waktu yang tepat untuk membeli rumah karena belum banyak keperluan dan tanggungan keluarga. Untuk itu tabungan dari sejak dini adalah hal yang wajib direncanakan.

“Seseorang yang baru lulus kuliah dan bekerja, gaji pertama harus mulai ditujukan untuk menabung uang muka. Jangka waktu menabung untuk uang muka bisa ditargetkan minimal dua tahun. Karena kalau lebih dari itu, harga rumah bisa semakin melambung,” papar Mike.

“Cara paling mudah untuk memiliki properti di usia muda adalah dengan menyisihkan setengah dari uang gaji untuk ditabung membayar uang muka. Kekurangannya bisa didapatkan dari uang THR (Tunjangan Hari Raya) dan bonus tambahan.” tambahnya.

Mengenai usia, menurut Mike, semakin muda akan semakin baik. Misalnya kisaran usia 22 sampai 26 tahun. Sehingga pada usia 28 sampai 30 tahun uang muka yang dibutuhkan sudah terkumpul dan siap mengajukan KPR.

“Intinya ketika ada kebutuhan punya rumah Anda harus menomorduakan keinginan untuk senang-senang. Karena kebutuhan beli baju, tas dan lain sebagainya bisa dialokasikan untuk menambah uang tabungan,” saran Mike.

Setelah uang DP terkumpul, Anda bisa mulai mengajukan KPR dengan menyisihkan maksimal 30 persen dari penghasilan tetap.

“Kalau sudah terbentuk disiplin menabung DP, nantinya Anda tidak akan kesulitan menyicil KPR bulanan,” ucap Mike.

Bila Anda masih merasa kesulitan mengumpulkan uang muka dalam waktu dua tahun, masih ada beberapa cara yang wajib dicoba untuk menambah penghasilan dan pundi-pundi tabungan.

Baca juga: Begini Panduan Mengurus Akta Jual Beli Rumah

Properti di Usia Muda

Source: searchenginejournal.com

Mulai berinvestasi

Apakah Anda memiliki uang tabungan dengan jumlah tertentu di rekening bank? Daripada dibiarkan begitu saja, ada baiknya Anda mulai berinovasi untuk memanfaatkannya sebagai modal usaha.

Bayangkan jika mendapatkan tingkat pengembalian setidaknya dua kali lipat selama dua tahun. Jika investasi awalnya sebesar Rp15 juta, maka hasilnya sudah Rp30 juta. Ditambah modal awal, Anda sudah punya tabungan 45 Juta.

Saat ini banyak jenis investasi yang bisa dilakukan kaum muda, mulai dari membeli saham dan menanam modal di bisnis teman, sampai mengoleksi barang-barang hobi, seperti sneakers, action figure, dan komik.

Source: boundless.org

Tinggal di rumah orang tua

Daripada mengontrak, atau sewa apartemen maupun rumah, Anda bisa meminta bantuan orang tua untuk meminimalisir pengeluaran. Misalnya dengan menumpang tinggal di rumah mereka sementara waktu.

Meski hidup mandiri dirasa lebih mudah, namun tinggal di rumah orang tua bisa menghemat pengeluaran bulanan Anda. Dalam waktu dua tahun, Anda bisa menghemat pengeluaran Rp30 juta sampai Rp50 jutaan.

Source: advisorhub.com

Pinjaman tanpa bunga

Masih kekurangan uang untuk membayar DP rumah? Anda bisa memanfaatkan “bank saudara” demi mendapat pinjaman tanpa bunga.

Dengan mencari pinjaman dari saudara, sanak keluarga, atau teman untuk tujuan ini Anda bisa terhindar dari bunga yang berkali lipat. Meski begitu, Anda harus berkomitmen untuk membayar tepat waktu.

Sumber – Okezone.com

Baca juga: Tips dan Cara Mencari Pembeli Rumah

 

Demikian informasi mengenai tips bagaimana Anda bisa memiliki properti di usia muda. Untuk keperluan pengiklanan properti, kami selalu merekomendasikan Anda untuk menggunakan Saleshack. Saleshack membantu mengiklankan atau memasarkan semua jenis properti Anda, tidak hanya apartemen saja tetapi rumah, ruko, tanah hingga gedung perkantoran. Saleshack membantu menayangkan iklan properti Anda di 15 online channels di seluruh Indonesia. Dengan eksposur luas seperti ini, Saleshack juga memberikan analisis perbandingan harga terbaik untuk menyewakan properti Anda.

]]>
https://www.rukamen.com/blog/tips-memiliki-properti-di-usia-muda/feed/ 0