Saturday , May 30 2020
Home / News / 4 Cara Coronavirus Mengubah Kebiasaan Belanja Generasi Milenial dan Gen Z
Generasi Milenial
Generasi Milenial

4 Cara Coronavirus Mengubah Kebiasaan Belanja Generasi Milenial dan Gen Z

Mulai dari pengiriman makanan yang bebas kontak hingga mengurangi belanja, pandemi COVID-19 telah mengubah banyak hal dari generasi milenial dan gen Z.

Jarak sosial berarti mengandalkan belanja online, dan tagihan medis bisa menjadi sebuah kecemasan finansial. Inilah mengapa generasi milenium sudah mulai mengurangi pengeluaran karena kekhawatiran akan terjadinya resesi yang akan datang.

Source: kominfo.go.id

Coronavirus mungkin menempatkan sebagian besar generasi milenium pada risiko fisik yang lebih rendah dari generasi yang lebih tua. Tetapi fenomena ini juga mungkin mengubah kebiasaan belanja mereka ketika dibandingkan dengan generasi yang lain.

Mereka sudah mengurangi pengeluaran karena kekhawatiran pandemi global akan menyebabkan resesi. Selain itu, banyak juga yang melakukan belanja online untuk menghindari keluar ke tempat umum. Milenium juga memanfaatkan aplikasi pengiriman lebih dari biasanya.

Source: news.tradimo.com

Dan ketika bicara soal memberikan pengobatan dan screening Covid-19, banyak milenium khawatir. Lebih dari sepertiga dari milenium Amerika yang diasuransikan tidak yakin mereka dapat menangani biayanya.

Beberapa juga memanfaatkan penerbangan murah untuk melihat dunia atau berlibur.

Berikut adalah empat cara coronavirus memengaruhi perilaku finansial generasi milenial.

Source: flickr.com

Mengurangi pengeluaran

Saat coronavirus memicu kekhawatiran resesi, dompet pun makin diperketat.

Walaupun orang-orang dari semua generasi khawatir tentang dampak keuangan dari coronavirus, perilaku kedua generasi ini berubah lebih dramatis daripada generasi lain”, Greg Petro, CEO perusahaan analisis ritel First Insight, mengatakan kepada CNBC.

Lebih dari setengah (54 persen) dari generasi milenial AS yang disurvei mengatakan bahwa coronavirus telah memengaruhi keputusan pembelian mereka—lebih tinggi dibandingkan dengan generasi lain, menurut survei First Insight yang diterbitkan pada 28 Februari. Hal ini menyebabkan 40 persen dari milenium mengatakan bahwa mereka mengurangi pengeluaran untuk persiapan penyebaran coronavirus.

Source: majaid.com

Berbelanja secara online

Generasi milenial juga mengurangi belanja langsung ke lapangan: 39 persen mengatakan mereka lebih jarang berbelanja di toko, dibandingkan dengan 30 persen responden secara keseluruhan, lapor Thomas, mengutip survei First Insight. Dan 30 persen mengatakan mereka berbelanja lebih sering secara online, dibandingkan dengan 21 persen responden di semua rentang usia.

Kebiasaan ini termasuk belanja bahan makanan online, yang telah mengalami peningkatan permintaan berkat coronavirus.

Source: flickr.com

Seperti misalnya layanan pemesanan bahan makanan online New York City, FreshDirect, yang mengatakan pihaknya melihat peningkatan pesanan dari pelanggan baru dan lama, Thomas melaporkan. “Data kami membuat kami percaya bahwa pelanggan menyiapkan lebih banyak makanan di rumah, dan mengkonsumsi lebih banyak makanan organik dan segar agar tetap sehat,” kata kepala bagian penjualan barang dagangan Scott Crawford dalam sebuah pernyataan.

Mereka juga lebih mengambil keuntungan dari aplikasi dan layanan pengiriman.

Source: economictimes.com

Tiga puluh persen responden milenial dalam survei First Insight juga mengatakan mereka mengambil keuntungan dari pickup makanan.

Coronavirus telah memacu peningkatan pengiriman makanan tanpa kontak, Hilary Russ melaporkan pada Reuters. Konsumen dapat mengirimi SMS kepada si pengirim (driver) di mana mereka ingin makanan mereka diturunkan, seperti misalnya di depan pintu. Aplikasi pengiriman berbasis di AS Postmates dan DoorDash keduanya meluncurkan opsi pengiriman tanpa kontak. Namun, ketika coronavirus menyebar, kekhawatiran atas makanan yang terkontaminasi dan kelangkaan pengemudi jika terjadi karantina dapat menurunkan penggunaan aplikasi pengiriman, Sibile Marcellus melaporkan untuk Yahoo.

4 Cara Coronavirus Mengubah Kebiasaan Belanja Generasi Milenial dan Gen Z

Baca juga: Cara Atasi Sengketa Tanah Tanpa Menambah Konflik

Membeli tiket pesawat murah

Walau banyak orang membatalkan, menjadwal ulang, atau mengubah perjalanan mereka, generasi milenial lebih berani mengambil keuntungan dari penerbangan murah, lapor NBC.

Pada saat coronavirus telah menghancurkan perjalanan udara, maskapai penerbangan menurunkan harga dan menawarkan kebijakan tiket yang fleksibel ke beberapa lokasi. Orang-orang yang kebanyakan berusia 20-an ini ingin memanfaatkan keuntungan ini karena berbagai alasan: untuk menjelajahi tujuan baru, menikmati liburan, atau bertemu keluarga.

Source: travelingaround.over-blog.com

“Saya merasa jika virus corona akan menjadi lebih serius dan mungkin dapat menyebabkan kematian banyak orang, saya lebih memilih untuk bersenang-senang di suatu tempat,” Ashley Henkel, wanita muda berusia 20-an yang memesan penerbangan ke Vancouver, New York City dan Portland, Oregon, untuk musim panas.

Milenium lebih cenderung beralih ke sumber lain untuk membantu membayar biaya perawatan virus corona

Hampir setengah dari orang Amerika yang diasuransikan berpikir mereka tidak mampu membayar biaya perawatan jika mereka terjangkit coronavirus, menurut polling Healthcare.com dan YouGov. Tetapi orang yang lebih muda lebih peduli tentang membayar untuk perawatan dan pengujian coronavirus daripada orang yang lebih tua.

Source: freezesulkov.com

Dari mereka yang berusia 18 hingga 34, 35 persen tidak yakin mereka bisa berurusan dengan biaya dibandingkan dengan 24 persen dari mereka yang berusia 55 dan lebih tua, menurut data jajak pendapat tambahan dari Healthcare.com .

Ini mungkin menjelaskan mengapa responden berusia antara 18 dan 34 lima kali lebih mungkin daripada mereka yang berusia 55 dan lebih tua (24 persen versus 4 persen) untuk meminjam uang dari anggota keluarga untuk membayar biaya perawatan virus corona. Mereka juga cenderung mengenakan biaya pada kartu kredit mereka, tetapi hanya tiga poin persentase lebih banyak.

Source: bbva.com

Sumber: South China Morning Post

Artikel ini awalnya muncul di Business Insider.

About Devi Yulia

My life revolves around reading books, writing stories, watching series and movies, and listening to music.

Check Also

zwcad

The Plaza Residence, Bukti Seni Arsitektur Besutan ZWCAD

ZWCAD adalah sebuah software desain besutan ZWSOFT dari Tiongkok, dan saat ini perangkatnya telah didistribusi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *