Sunday , July 16 2023
Home / Guide / Alasan Kurang Bijak Menggunakan KTA Untuk DP Properti

Alasan Kurang Bijak Menggunakan KTA Untuk DP Properti

Walaupun ada pilihan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dan KPA (Kredit Pemilikan Apartemen), banyak orang memilih untuk meminjam dana dari bank swasta dan BUMN melalui Kredit Tanpa Agunan (KTA). Produk ini tidak memerlukan peminjam untuk menyiapkan aset yang digunakan menjadi jaminan.

Dana KTA bisa digunakan apa saja. Tapi, biasnaya digunakan untuk: biaya pernikahan, pendidikan, pengobatan, modal usaha, pengobatan, renovasi rumah, hingga uang tunai untuk DP rumah baru.

KTA adalah solusi bagi Anda yang memerlukan dana cepat. Prosesnya mudah dan memiliki kelebihan, seperti cicilan ringan, syarat yang mudah, dan bunga rendah. Berikut ini adalah keuntungan mengajukan KTA:

  • Persyaratan pengajuan kredit yang mudah dan proses yang cepat
  • Pinjaman diajukan tanpa memerlukan agunan atau tanpa jaminan
  • Penggunaan pinjaman disesuaikan dengan kebutuhan
  • Suku bunga tetap (selama masa kontrak kredit)
  • Periode cicilan kredit disesuaikan dari 12 bulan – 60 bulan
  • Mendapatkan perlindungan asuransi (untuk beberapa produk KTA dari bank tertentu)
  • Limit pinjaman yang cukup besar (hingga Rp300 juta)

Persyaratan-persyaratan umum untuk pengajuan KTA adalah sebagai berikut:

  • Warga Negara Indonesia
  • Berumur 21 – 55 tahun
  • Memiliki pendapatan bersih bulanan minimum sebesar Rp 3 juta untuk karyawan, wiraswasta, dan professional (informasi untuk pengajuan wilayah sekitar Jabodetabek)
  • Melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan

alasan-kurang-bijak-menggunakan-kta-square

Tapi, pastikan Anda telah mempertimbangkan secara matang jika menggunakan fasilitas KTA untuk DP rumah atau apartemen. Jika Anda salah menghitung, Anda malah akan terbelit hutang. Perlu diketahui bahwa Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melarang masyarakat untuk menempuh jalan ini untuk mendapatkan uang. Kenapa?

Karena KTA memungkinkan Anda membayar uang muka rumah, namun pembayarannya memberatkan. Karena KTA adalah pinjaman jangka pendek dengan bunga besar. Hal ini bisa menyebabkan pengelolaan keuangan menjadi berantakan dan akhirnya kesulitan membayar angsuran pinjaman.

Hal ini karena selain membayar cicilan hutang KTA, ada juga angsuran KPR atau KPA yang harus dibayar tiap bulannya. Dana penghasilan akan habis digunakan untuk membayar hutang bank.

Karena itu, tidak disarankan untuk menggunakan uang KTA untuk membayar DP rumah atau apartemen. Lebih baik, pilih jalur aman seperti menabung secara rutin setiap bulan agar terhindar dari lilitan hutang yang tidak ada habisnya.

Atau, Anda bisa memilih program KPR dan KPA yang memang dikhususkan untuk pembelian properti.

Sumber: Rumah.com
Ilustrasi: Fatur Rahman

About Fely Tan

i paint with words

Check Also

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Ruko

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Ruko

Surat perjanjian pembelian antara penjual dan pembeli dibuat ketika dua pihak berkumpul, di mana satu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *