Friday , May 29 2020
Home / News / Info / Sinar Mas Land Gandeng Developer Jepang Membangun Apartemen di Taman Permata Buana

Sinar Mas Land Gandeng Developer Jepang Membangun Apartemen di Taman Permata Buana

Sinar Mas Land bekerja sama dengan Itochu Corporation dan Shimizu Corporation akan membangun proyek apartemen dengan nilai investasi Rp 1,8 triliun. Apartemen yang dinamakan Aerium tersebut berada di area Taman Permata Buana, Puri Kembangan, Jakarta Barat.

Area tersebut dinilai strategis karena dikelilingi dengan fasilitas-fasilitas umum yang diperlukan sehari-hari, seperti rumah sakit, tempat ibadah, mall, sekolah-sekolah internasional, serta akses mudah ke seluruh tol Jabodetabek.

Berdiri di atas lahan 1,8 hektar, Aerium dirancang dalam bentuk dua menara apartemen dan townhouse. Terdapat dua tipe unit yang disediakan, yaitu unit 2 kamar tidur dengan luas 84 meter persegi hingga 100 meter persegi dan unit 3 kamar tidur dengan luas 145 meter persegi dan 165 meter persegi, ditambah dengan fasilitas lift pribadi ganda. Tidak ada unit studio karena apartemen ini menggunakan konsep keluarga.

Unit Aerium Taman Permata Buana dijual semi furnished dengan sistem rumah pintar, pendingin ruangan, penghangat air, lemari di setiap kamar utama, dan kitchen set. Fasilitas yang tersedia di apartemen tersebut antara lain adalah kolam renang indoor dan outdoor, mini golf, taman, area bermain anak, area jogging, gym, sky roof garden, nursery, parkiran, dan fasilitas-fasilitas lainnya.

Konstruksi telah dibangun bulan Maret dan serah terima direncanakan pada kuartal III tahun 2020. Harga per unit yang ditawarkan mulai dari Rp 2,4 miliar (Rp 25 juta per meter). Pada tahap pertama untuk menara Selatan terdiri dari 32 lantai dan 366 unit.

Baca juga: Tips Memilih Apartemen Yang Belum Dibangun

About Fely Tan

i paint with words

Check Also

Resesi Ekonomi

Mungkinkah Resesi Ekonomi Lebih Mematikan Daripada COVID-19 itu Sendiri?

Seberapa mematikan resesi ekonomi yang diinduksi coronavirus? Satu studi baru-baru ini menunjukkan perlambatan ekonomi yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *