Friday , May 29 2020
Home / Guide / Mempertimbangkan Apartemen Second? Baca Dulu Artikel Ini
apartemen second

Mempertimbangkan Apartemen Second? Baca Dulu Artikel Ini

Beli Apartemen Second, Lihat Apa Saja Yang Harus Di Pertimbangkan.

Sekarang ini sudah banyak orang yang membeli apartemen second. Ada banyak kelebihan membeli hunian seken yang tidak semua orang ketahui, antara lain adalah:

  1. Membeli apartemen yang belum jadi seperti membeli kucing dalam karung. Hal ini berbeda dengan apartemen seken yang bisa segera dicek lokasi dan keadaan gedungnya. Dengan ini, Anda tidak perlu was-was apakah apartemen ini berada di lokasi sulit dijangkau, atau bahkan ketakutan gedung tidak jadi dibangun sama sekali.
  2. Anda bisa langsung mengecek kualitas bangunan. Material yang digunakan ketika membangun bisa terlihat pada gedung apartemen yang sudah jadi, ketimbang hanya membaca spesifikasi di brosur apartemen yang belum dibangun.
  3. Anda bisa langsung menghuni unit yang Anda beli.
  4. Surat-surat dan sertifikat sudah lebih jelas ketimbang membeli apartemen yang belu dibangun.

Tapi tetap saja Anda harus memperhatikan beberapa hal sebelum membeli apartemen second, mulai dari kelayakan unit, fasiliitas di apartemen, dan legalitas dari unit tersebut. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memutuskan membeli apartemen seken:

  1. Beberapa apartemen memiliki izin HGB yang memiliki jangka waktu tertentu (20-30 tahun). Pastikan unit apartemen yang Anda beli masa penggunaannya sudah hampir habis. Anda akan rugi karena harus mengeluarkan biaya tambahan untuk memperpanjang kepemilikan.
  2. Periksa kondisi fisik bangunan, mulai dari keretakan, cat yang terkelupas, kelembapan, kebocoran saluran, dll. Pastikan agar unit tersebut layak huni dan menguntungkan jika akan dijual kembali.
  3. Amati kelengkapan fasilitas di sekitar apartemen. Pilih yang dekat dengan fasilitas yang diperlukan: jaringan listrik, air bersih, telepon, supermarket, pusat perbelanjaan, taman bermain, sarana kesehatan, sarana olahraga, dan tempat ibadah. Usahakan memilih apartemen second yang berada di kawasan yang sudah berkembang untuk meningkatkan nilai dan kenyamanan Anda.
  4. Perhatikan kelengkapan dan apakah dokumen-dokumen penting itu sah, khususnya sertifikat unit apartemen seperti sertifikat induk (HGB), surat izin penunjukan dan penggunaan tanah (SIPPT), surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
  5. Bandingkan harga apartemen ini dengan apartemen lain di kawasan sekitarnya. Pastikan membandingkan dengan apartemen yang tipenya mirip dengan Anda (dari sisi luas dan jumlah kamar tidur).
  6. Cari tahu kemudahan cara bayar, khususnya program cicilan ke bank atau kreditur lain yang ditunjuk. Anda bahkan bisa meminta bank tersebut untuk melakukan penilaian properti secara benar untuk dijadikan paduan menawar harga apartemen yang pas.
  7. Jangan lupa untuk mempertimbangkan biaya-biaya lainnya, seperti biaya renovasi (bila perlu), biaya transportasi dari tempat kuliah atau kerja, ketersediaan fasilitas dan keamanan lingkungan.
  8. Perhitungkan keseluruhan nilai transaksi, mulai dari nilai jual unit apartemen, saldo hutang pokok, dan besaran cicilan kredit yang masih harus dibayar ke bank.
  9. Cek riwayat pembayaran pemilik lama.

Yang harus dilakukan ketika sudah memutuskan membeli apartemen second :

  1. Sebelum melakukan transaksi, pastikan untuk membahas dengan pemilik lama mengenai biaya-biaya terkait Notaris, pembayaran Pajak Penjual dan Pajak Pembeli. Biasanya, biaya ini akan dibagi dua.
  2. Jika membeli properti melalui agen, usahakan untuk tidak menggunakan Notaris PPAT yang ditunjuk, karena biaya tentu akan lebih mahal dan sering kali ada beberapa hukum yang disembunyikan. Minta agar Anda bisa menunjuk Notaris PPAT sendiri.
  3. Ketika sudah ada persetujuan dari kedua pihak, langsung buat PPJB di hadapan Notaris, tidak hanya dibuat di atas materai. Hindari mengirimkan DP dalam jumlah banyak sebelum ada PPJB.
  4. Setelah proses DP selesai dan sudah mulai proses pembayaran dalam jumlah banyak, pastikan notaris sudah memegang sertifikat asli dan slip PBB asli dari penjual. Hal ini untuk menghindari penjual nakal yang menghilang ketika pembayaran mulai diterima. Jika kedua dokumen tersebut sudah ada di tangan notaris, Anda dibebaskan dari tanggung jawab melunasi transaksi tersebut.

Sudah tahu apa yang harus dilakukan sebelum memutuskan membeli apartemen seken? Buka saja situs Rukamen, situs jual, beli, dan sewa apartemen lengkap di Indonesia.

Sumber: Koran Sindo, Housing Estate.

About Fely Tan

i paint with words

Check Also

Cara Memaksimalkan Ruangan di Apartemen Studio

Cara Memaksimalkan Ruangan Anda di Apartemen Studio

Jika saat ini Anda tinggal di sebuah apartemen studio atau sejenis yang berukuran mungil, maka …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *