Tuesday , January 22 2019
Home / Inspiration / Tips / Tips Berbelanja di IKEA Untuk Pemula

Tips Berbelanja di IKEA Untuk Pemula

Setelah resmi dibuka di Alam Sutera, Tangerang Oktober 2014 lalu, semakin banyak orang berbondong-bondong datang ke Toko furnitur asal Swedia ini. Memang, dengan desain lucu, unik, menarik dan harga tidak terlalu mahal ini, IKEA merupakan salah satu tujuan favorit ketika ingin mendekorasi apartemen.

ikea alam sutera

Masih banyak orang yang bingung dengan tata cara berbelanja di Toko IKEA, maka kami mengutip dari Kompas.com tentang hal-hal yang harus diperhatikan ketika berbelanja di IKEA. Menurut Marketing IKEA, Eliza Fazia, IKEA telah menyiapkan papan yang terdapat gambar ilustrasi cara berbelanja untuk memudahkan pembeli sebelum masuk ke showroom di lantai 2.

Pada papan tersebut terdapat gambar ilustrasi cara berbelanja di Toko IKEA. Setiap gambarnya juga diberi penjelasan. Di sebelah papan, terdapat puluhan pensil kecil dan selebaran. Selebaran itu berisi empat kolom, yakni nama produk/nomor artikel, harga, rak, dan bagian.

IKEA Indonesia Alam Sutera catat barang ambil sendiri

 

Ini dia tips ketika berbelanja di IKEA menurut Kompas.com:

1. Pilih, bandingkan, dan uji semua produk

Sebelum memutuskan membeli, Anda dapat mencoba semua produk yang ada di showroom. Misalnya, pada kasur dan sofa, Anda dapat mencoba duduk di atasnya.

2. Catat produk

Setelah cocok, lihat label yang tertempel pada produk tersebut. Terdapat dua jenis label, yakni label berwarna merah dan kuning. Label berwarna merah menandakan Anda dapat membawa sendiri produk tersebut. Sementara itu, label kuning berarti Anda disarankan untuk menghubungi pegawai dengan meninggalkan nama dan nomor produk.

Selain berisi harga dan warna, label itu juga berisi nama produk, nomor artikel, nomor rak, dan nomor bagian. Catat seluruh informasi ini pada selebaran yang telah Anda ambil.

Untuk diketahui, satu kesatuan produk dapat terdiri dari beberapa produk. Karena itu, jangan heran, jika dalam satu produk Anda bisa menemukan lebih dari satu label.

Label-label itu akan memudahkan pembeli mengombinasikan beberapa produk. Misalnya, pada kursi santai bernama Poang, calon pembeli akan menemukan label untuk rangka dan dudukannya. Jadi, Anda dapat mengombinasikan sendiri rangka atau dudukan yang sesuai selera karena tidak melulu harus mengikuti kesatuan produk yang dipamerkan.

3. Ambil barang Anda sendiri

IKEA menyediakan Area Layanan Mandiri di lantai dasar. Pada area ini Anda dapat mengambil barang-barang yang Anda pilih di showroom.Barang pilihan Anda telah terbungkus secara datar dan rapi.

Untuk memudahkan Anda mencari barang yang telah dipilih, tengok kembali catatan pada selebaran Anda. Perhatikan nomor rak, kemudian lihat bagiannya.

4. Langsung bawa pulang

Anda dapat langsung membawa pulang barang belanjaan, tanpa harus menunggu pengepakkan. Namun begitu, dengan biaya tambahan, Anda juga dapat menggunakan layanan pengiriman yang telah disediakan oleh IKEA. Anda dapat mendatangi langsung Area Layanan Pelanggan.

5. Perakitan

Setelah mendapatkan barang, Anda dapat langsung merakitnya dengan petunjuk atau panduan yang terdapat pada kemasan barang. Ikuti panduan perakitannya secara seksama dan sesuaikan dengan urutannya.

6. Kembalikan barang jika tidak puas

Setelah barang dirakit, namun Anda berubah pikiran, Anda masih punya kesempatan mengembalikannya. Hanya, Anda perlu membawa kembali bukti pembelian beserta kemasan barang dalam kurun waktu 30 hari.

Tertarik dengan artikel dekorasi apartemen? Baca juga artikel-artikel di bawah ini:

1. Dekorasi Kamar Mandi Apartemen

2. Barang-barang Esensial Yang Harus Dibeli Sebelum Pindah ke Apartemen Pertama Kali

About Fely Tan

i paint with words

Check Also

Penyebab Jakarta Macet

Apa yang Melandasi Penyebab Jakarta Macet dan Bagaimana Mengatasinya?

Ibukota Indonesia, DKI Jakarta, selalu memiliki masalah klasik setiap tahunnya: macet. Istilah ini sendiri merujuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *