Friday , May 29 2020
Home / Guide / 10 Masalah Yang Sering Terjadi Dalam Menyewa Apartemen

10 Masalah Yang Sering Terjadi Dalam Menyewa Apartemen

Dalam menyewa apartemen pasti terdapat banyak masalah, baik itu hal internal maupun teknikal.

Cari tahu hal-hal umum yang biasanya menjadi masalah dalam menyewa apartemen untuk mengantisipasi masalah tersebut sampai terjadi.

  1. Perjanjian Sewa-Menyewa
    Banyak penyewa memiliki perjanjian tertulis, namun kontrak resmi antara pemilik dan penyewa selalu ada walaupun tidak ada yang tertulis. Kontrak verbal ini sedikit lebih sulit untuk dipatuhi apalagi ketika tidak ada saksi mata atau bukti pada saat perjanjian disebut.
    Jika anda menghadapi masalah dengan perjanjian seperti memperbaiki fasilitas yang rusak, atau sang pemilik tidak menepati kata-kata yang sudah dibahas di mula kontrak, maka anda harus konsultasi pada penasehat hukum/legal.
  2. Menyewa Melalui Agen
    Agen dapat membantu anda mencari akomodasi yang tersedia, namun banyak dari agen-agen tersebut hanya membantu mencarikan apartemen, mereka tidak bertanggung jawab atas maintenance apartemen. Cari tahu siapa pemilik apartemen tersebut supaya anda dapat berkomunikasi langsung dengan sang pemilik ketika ada masalah teknis apapun yang terjadi di apartemen tersebut.
  3. Hak Pemilik Apartemen Untuk Masuk
    Pemilik Apartemen mempunyai hak untuk memasuki apartemen anda dengan alasan yang jelas, seperti ketika ada masalah atau kerusakan, pemilik berhak masuk ke dalam apartemen untuk memperbaiki kerusakan tersebut. Namun, pemilik harus memberi tahu penyewa terlebih dahulu, paling sedikit 1 hari sebelumnya.
    Jika anda memiliki masalah dengan pemilik yang masuk ke dalam apartemen anda tanpa izin, anda harus konsultasi dengan penasehat hukum/legal.
  4. Pemilik Menjual Apartemen Pada Saat Anda Masih Menghuni
    Tidak kecil kemungkinan pemilik apartemen untuk menjual apartemen tersebut dengan anda masih tinggal disana. Ketika sang pemilik telah pindah tangan, anda berhak tau siapa pemilik baru. Ketentuan dan perjanjian awal ketika memulai kontrak dengan anda masih berlaku meskipun sudah berpindah tangan.
    Sang pemilik baru dapat meminta anda untuk menandatangani kontrak baru tapi anda berhak untuk menolak.
  5. Gas, Listrik, dan Air
    Gas, listrik, dan air harus disediakan oleh pemilik apartemen.
  6. Akomodasi Furnished
    Jika apartemen tersebut diiklankan ‘furnished’, berarti perabotan di apartemen tersebut harus masuk akal dan berfungsi untuk ditinggali. Perabotan tersebut termasuk: meja kopi, sofa di ruang tamu, ranjang dan lemari pakaian di kamar tidur, microwave, kulkas, tirai, rice cooker, dan alat-alat dapur.
    Jika anda tidak puas dengan inventory yang disediakan, anda boleh mempertimbangkan untuk mendiskusikan dengan pemilik apartemen untuk mencapai kesepakatan.
  7. Kerusakan
    Pemilik apartemen biasanya bertanggung jawab untuk kerusakan eksternal. Penyewa bertanggung jawab atas dekorasi internal, dan memastikan tidak merusak properti atas kelalaian sendiri.
    Penyewa juga harus memberi tahu pemilik atas kejadian eksternal apapun yang akan merusak properti itu sendiri. Namun sebagai penyewa, anda juga harus merawat properti apartemen seperti membersihkan saluran pipa untuk mencegah penyumbatan dan lain-lain.
  8. Apa Yang Terjadi Di Akhir Kontrak
    Ketika kontrak akan berakhir, biasanya pemilik apartemen akan menawarkan untuk memperpanjang kontrak. Jika anda memperpanjang kontrak, pemilik apartemen mungkin akan menaikkan harga sewa. Jika anda tidak setuju dengan kenaikan harga sewa, anda dapat mencoba negosiasi dan jika tidak disetujui, anda boleh berpikir untuk tidak jadi memperpanjang kontrak.
    Jika pemilik apartemen memutuskan untuk tidak memperbarui kontrak dan ingin anda meninggalkan properti, pemilik harus memberikan peringatan.
  9. Penyewa Meninggalkan Apartemen Tanpa Peringatan
    Jika penyewa meninggalkan apartemen tanpa peringatan sebelumnya, pemilik apartemen berhak untuk mendapatkan bayaran sampai perjanjian berakhir.
  10. Diskriminasi
    Ketika menyewa apartemen, pemilik tidak boleh mendiskriminasikan anda dalam situasi apapun. Penyewa apartemen dapat melanggar hukum jika mereka:
  • Menolak untuk menyewakan apartemen pada anda karena diskriminasi
  • Menyewakan apartemen tersebut pada anda dengan ketentuan yang lebih buruk daripada yang lain
  • Memperlakukan anda berbeda dari penyewa lainnya dalam menggunakan fasilitas
  • Melecehkan anda atas dasar diskriminasi
  • Memberikan harga sewa lebih tinggi dari penyewa lainnya
  • Melakukan perubahan wajar agar kaum difabel dapat tinggal di apartemen tersebut

 

Jika 10 hal di atas terjadi pada anda atau orang yang anda kenal, segera cari titik tengah permasalahan dengan memusyawarahkan dengan pemilik apartemen, atau anda juga bisa konsultasikan kepada penasehat hukum/legal.

 

10-masalah-yang-sering-terjadi-dalam-menyewakan-apartemen-square

 

Baca juga: Kewajiban Penyewa Apartemen

About Livia Elvina

Pengagum kreativitas pola pikir

Check Also

Tips Puasa Sehat

Tips Puasa Sehat Agar Badan Tetap Bugar Sepanjang Hari

Tips Puasa Sehat – Puasa selama bulan Ramadhan memiliki risiko dehidrasi yang tinggi karena Anda …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *