Tuesday , December 12 2017
Home / Guide / Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Investasi Properti

Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Investasi Properti

Properti adalah salah satu instrumen investasi yang paling digemari. Ini karena harga properti diasumsi tidak akan pernah turun, sehingga dianggap menarik bagi kebanyakan orang. Keuntungan dari investasi properti bisa didapat dari surplus kenaikan harga (capital gain) atau hasil sewa (yield). 

Panangian Simanungkalit, seorang pengamat properti, mengatakan bahwa capital gain harus berada di atas laju inflasi, sedangkan yield tergantung jenis propertinya. Untuk rumah, yield yang bagus adalah sekitar 3-5 persen per tahun, sedangkan apartemen berada di kisaaran 6-7 persen per tahun, dan ruko di kisaran 8-10 persen per tahun.

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mulai investasi properti:

  1. Ada beberapa hal yang mempengaruhi kenaikan harga: lokasi, jumlah pasokan dan permintaan, konsep pengembangan, aksesibilitas, infrastruktur, dan fasilitas di kawasan, dan komitmen developer dalam menghidupkan proyek properti yang dikembangkan.
  2. Perhatikan komposisi konsumen dan investor dalam properti tersebut
    Perbandingan pembeli investor dan end user (pemakai akhir) sangat mempengaruhi perkembangan suatu properti. Jika lebih banyak end user, maka proyek tersebut akan lebih cepat hidup. Jika lebih banyak investor, proyek bisa menjadi ghost town. Ini akan mengurangi minat orang dalam menyewa properti tersebut sehingga harga juga sulit naik.
  3. Perhatikan komitmen developer dalam menghidupkan proyeknya
    Bukan hanya melihat penawaran harga murah, lihat juga infrastruktur dan fasilitas yang dijanjikan dalam iklan. Tanya kepada developer tentang kejelasan rencana infrastruktur yang ada, termasuk seperti perjanjian kerja sama dengan pihak lain (mall, sekolah, dll).
  4. Konsistensi developer terhadap konsep pengembangan proye
    Jika pengembang membidik pasar menengah ke bawah tapi yang ditonjolkan di iklan-iklannya adalah mall, sekolah, rumash sakit, dll yang ditujukan untuk kalangan menengah ke atas, maka fasilitas yang dibangun tidak sesuai dengan kebutuhan penghuni
  5. Perhatikan skala pengembangan proyek
    Jika proyek merupakan proyek dengan skala kota, maka ketahuilah bahwa pengembangannya akan butuh waktu lama (di atas 10 tahun). Karena itu investor harus bersabar dalam mendapatkan keuntungan yang signifikan.

Ingin jual, beli, atau sewa apartemen? Buka saja Rukamen

Sumber: Housing Estate

About Fely Tan

i paint with words

Check Also

Inilah Alasan Pengembang Asing Tertarik Investasi di Indonesia

Saat ini, developer asing berlomba-lomba untuk berinvestasi di Jakarta. Sebut saja Hongkong Land, Tokyu Land, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *