Friday , November 15 2019
Home / News / Menuju Kota Tanpa Polusi dengan Kendaraan Listrik Jakarta
Kendaraan Listrik Jakarta
Kendaraan Listrik Jakarta

Menuju Kota Tanpa Polusi dengan Kendaraan Listrik Jakarta

Pada tanggal 27 Oktober 2019 di Jl. Jenderal Sudirman, bundaran Senayan di Jakarta Selatan, ratusan kendaraan listrik Jakarta dalam berbagai jenis dan warna berbaris di tengah jalan untuk memeriahkan sebuah acara yang bertujuan untuk mempromosikan mobilitas elektro di tengah kualitas udara yang buruk di ibukota.

Acara yang juga dikenal sebagai Karnaval Jakarta Langit Biru (Kampanye Langit Biru) ini adalah salah satu upaya untuk mengkampanyekan penggunaan kendaraan yang menggunakan listrik daripada bahan bakar fosil dan yang secara teori bisa lebih ramah lingkungan, tergantung pada sumber listriknya. Apa saja yang perlu Anda ketahui soal ini?

Source: wartakota.tribunnews.com

Karnaval Jakarta Langit Biru

Karnaval Jakarta Langit Biru yang diselenggarakan pada hari Minggu lalu tersebut berlangsung dalam jarak 10 kilometer dengan durasi kurang lebih 50 menit. Rute karnaval dimulai dari kawasan patung pemuda kemudian menuju Bundaran HI, Jakarta Pusat dan kembali lagi patung pemuda Jakarta Selatan.

Kendaraan yang ikut serta dalam kegiatan karnaval Jakarta Langit Biru meliputi sepeda motor, mobil, bus, hingga bajaj listrik. Selain itu, karnaval tersebut sekaligus untuk memperingati hari listrik nasional ke 74 dan Sumpah Pemuda yang ke 91.

Dengan diikuti 470 kendaraan listrik Jakarta, karnaval tersebut merupakan acara persiapan Jakarta sebagai tuan rumah Formula E 2020. Selain itu, acara ini juga diisi dengan seminar serta pameran produk terkini terkait listrik 4.0 termasuk mobil dan sepeda motor listrik.

Baca juga: Beli Rumah Tanpa Riba? Cari Tahu Caranya di Sini

Kendaraan Listrik Jakarta

Source: pixels.com

Dengan maksud untuk mengurangi polusi Jakarta, konvoi sepeda motor listrik jelang jadwal pelaksanaan balap mobil listrik atau Formula E 2020 juga menginformasikan masyarakat bahwa Formula E juga dapat dipakai sebagai kampanye kendaraan ramah lingkungan.

Kegiatan tersebut dihelat berdasarkan Intruksi Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta Nomor 98 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Karnaval Jakarta Langit Biru. Instruksi ini juga meminta agar Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengatur parkir dan arus lalu lintas di lokasi kegiatan. Selain itu, Dishub juga diminta agar berkoordinasi dengan PT Transjakarta untuk menyiapkan kendaraan listrik Jakarta.

Source: en.tempo.co

Undang-Undang tentang Kendaraan Listrik

Bicara soal peraturan pemerintah, nampaknya dewan kota ingin segera merealisasikan Jakarta tanpa polusi. Setelah pengumuman Kabinet “Indonesia Maju,” anggota Dewan Kota Jakarta (DPRD) dari fraksi Gerindra, Syarif, mendesak Pemerintah Jakarta untuk segera bersinergi dengan Kementerian Perhubungan untuk membahas undang-undang tentang kendaraan listrik Jakarta atau electric vehicle.

Syarif berpendapat bahwa masalah polusi dan kualitas udara yang buruk tidak hanya menimbulkan masalah bagi administrator kota, tetapi juga untuk Pemerintah Pusat. Permintaan ini mengikuti rencana Gubernur Jakarta Anies Baswedan setelah menjadi tuan rumah balapan Formula E di ibu kota tahun depan. Anies mengklaim itu adalah simbol untuk membangun kemauan dan tindakan kota untuk berubah menjadi kota yang bebas emisi.

Source: en.presidentpost.id

Indonesia, Jerman akan Bekerja Sama dalam Produksi Kendaraan Listrik

Hubungan bilateral antara Indonesia dan Jerman akan terus menguat dan akan mencakup kerjasama di masa depan antara industri otomotif kedua negara dalam produksi kendaraan listrik Jakarta.

Indonesia mengharapkan tindakan nyata dari Jerman (terutama dalam bentuk investasi langsung), yang dinyatakan oleh Menteri Koordinator Kelautan Luhut Panjaitan selama acara yang diadakan di Jakarta pada 3 Oktober untuk menandai peringatan 29 tahun penyatuan kembali Jerman. Stephan Weil, menteri presiden Lower Saxony, juga menghadiri acara tersebut.

Source: theinsiderstories.com

Indonesia juga akan berpartisipasi sebagai negara mitra di Hannover Messe 2020, pameran teknologi industri terkemuka dunia.

Presiden Joko “Jokowi” Widodo menandatangani peraturan pada bulan Agustus yang akan mempercepat pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

Indonesia dan Jerman keduanya saat ini menjabat sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB dan berharap untuk bekerja sama dalam mencapai perdamaian dan keamanan internasional, kata Luhut.

Indonesia dan Jerman telah menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1952.

Source: Tempo, Jakarta Globe, Liputan6, The Jakarta Post

Baca juga: Pameran Properti 2019: Pesta KPR (16-24 November 2019)

About Devi Yulia

My life revolves around reading books, writing stories, watching series and movies, and listening to music.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *