Tuesday , September 17 2019
Home / Inspiration / Tips / Contoh Iklan Jual Rumah yang Menarik dan Bagaimana Membuatnya
Contoh Iklan Jual Rumah
Contoh Iklan Jual Rumah

Contoh Iklan Jual Rumah yang Menarik dan Bagaimana Membuatnya

Iklan untuk properti yang beredar di pasar selama berbulan-bulan memiliki dua kesamaan: iklan tidak menarik dan tidak menjelaskan bahwa kebutuhan pembeli dipahami. Oleh karena itu, sudah saatnya Anda meningkatkan iklan menjadi lebih baik dengan melihat contoh iklan jual rumah dan bagaimana melakukannya.

Di bawah ini, kami telah menyiapkan enam cara terbaik untuk menarik dan menyoroti apa yang paling relevan bagi pembeli saat Anda membuat iklan yang menjual properti dengan cepat.

 

  1. Mulai dengan sebuah pertanyaan

Melakukan taktik ini membuat orang berhenti dan berpikir. Jangan lupa bahwa pertanyaan Anda mencerminkan titik perasaan yang jelas dari pengalaman calon pembeli atau penyewa Anda. Jangan terlalu menanyakan pertanyaan yang mendalam, karena orang malah akan menunda memikirkannya dan merasa itu akan memakan waktu terlalu lama.

Beberapa tips:

  • Posting jajak pendapat untuk pengikut Facebook Anda untuk memilih. Dasarkan pertanyaan pada informasi awal dan gunakan hasilnya untuk memverifikasi apakah informasi itu sah.
  • Ikuti forum real estateuntuk mendengar umpan balik real-time dari target audiens Anda. Ajukan pertanyaan dan berinteraksilah dengan pengguna lain untuk menggali lebih dalam dan menemukan informasi lebih lanjut.

Pastikan Anda menindaklanjuti informasi yang dijanjikan iklan Anda. Ingat, konversi lebih penting daripada klik.

Contoh iklan jual rumah:

 

  1. Segmentasikan pasar Anda dan tulis iklan khusus untuk setiap grup

Bila properti yang Anda pasarkan menyentuh beragam tipe pelanggan di pasaran, Anda bisa menulis iklan khusus berdasarkan setiap grup pasar. Baik itu kondominium, rumah keluarga kecil atau properti bernilai miliaran, semua orang mencari sesuatu yang spesifik sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka. Kelompok pembeli yang berbeda dengan kebutuhan yang berbeda ini disebut persona pembeli.

Beberapa tips:

Segmentasikan daftar pelanggan Anda saat ini berdasarkan demografi, kebutuhan, waktu pembelian (sekarang, dalam tiga bulan, dan lain-lain). Jika Anda membuat iklan untuk Facebook, Anda dapat mengelompokkan audiens target Anda saat membuat set iklan Anda. Dengan begitu Anda dapat mengirim iklan yang berbeda ke grup yang berbeda. Berikut adalah beberapa gagasan segmen untuk membantu Anda memulai.

  • Umur, penghasilan, dan anggaran. Gunakan ini untuk membuat iklan yang berbicara dengan demografi audiens Anda.
  • Lingkungan yang disukai. Jika pelanggan tertarik pada lingkungan tertentu, Anda dapat menyesuaikan iklan untuk ini.
  • Tahap proses pembelian. Ini akan membantu Anda membuat iklan berdasarkan apakah orang baru saja memulai pencarian mereka atau sedikit lebih jauh.

Contoh iklan jual rumah:

 

Contoh Iklan Jual Rumah

 

Baca juga: Inilah Cara Investasi Apartemen dengan Cerdas

  1. Tetap singkat dan langsung ke pokok permasalahan

Iklan Anda bersaing untuk mendapatkan perhatian di antara ratusan iklan lainnya. Dengan beragamnya algoritma media sosial, informasi yang disebar menjadi lebih selektif sehingga iklan Anda harus menyertakan informasi penting yang Anda ingin tahu oleh pembeli.

Beberapa tips:

  • Mulai penjelasan dengan poin paling menarik atau referensi yang akan dipahami audiens Anda. Misalnya, jika lingkungan yang tidak populer dengan rumah yang terjangkau mendapat infrastruktur atau fasilitas baru seperti pusat ritel atau komunitas baru, tambahkan informasi ini ke iklan Anda untuk menarik perhatian.
  • Tambahkan beberapa humor. Ini sangat tergantung pada audiens Anda, jadi hanya gunakan ini jika ini dirasa pas.

Contoh iklan jual rumah:

 

  1. Tambahkan visual

Bahkan iklan SEO terbaik pun memerlukan dorongan visual, karena otak manusia pada dasarnya merespons rangsangan visual. Anda bisa menggunakan jasa profesional untuk memotret properti Anda.

Beberapa tips:

  • Gunakan fitur video 360. Anda dapat menggunakan fitur kamera 360 derajat untuk memberi orang tur virtual daftar Anda. Ini membantu mereka membayangkan diri mereka di properti Anda dan mungkin jadi bersemangat mengunjunginya.
  • Sertakan tur video lingkungan sekitar. Lingkungan dan lokasi sama pentingnya dengan rumah yang Anda jual. Cobalah sesuatu yang berbeda dan poskan video pendek dari lingkungan tersebut. Misalnya, jika target audiens Anda adalah keluarga, sertakan sekolah atau area bermain dalam video.

Contoh iklan jual rumah:

 

  1. Menulis dengan SEO dalam pikiran

Sering kali iklan berbayar adalah pikiran pertama yang muncul dalam pikiran untuk mendapatkan iklan di depan orang. Namun, ada banyak peluang dalam mendapatkan lalu lintas organik dari pencarian online.

Alih-alih membayar strategi bayar per klik (PPC) untuk mengarahkan lalu lintas pengunjung ke halaman Anda, optimisasi mesin pencari (SEO) adalah alat yang ampuh dan tentunya gratis untuk mengantarkan orang ke situs Anda melihat dan menelusuri listing Anda.

Beberapa tips:

  • Gunakan alat seperti Google Analytics untuk meneliti kata kunci di listing Anda. Jangan gunakan kata kunci dengan ribuan atau jutaan pencarian karena itu berarti Anda bersaing dengan banyak konten lain dengan kata kunci yang sama. Alih-alih, gunakan kata kunci dengan tidak lebih dari 5.000 atau 6.000 pencarian sebulan.
  • Gunakan kata kunci di tajuk listing Anda. Tambahkan kata kunci setidaknya satu kali ke H1 Anda dan beberapa kali dalam tag H2 jika listing di situs web Anda memilikinya.
  • Taburkan kata kunci di seluruh halaman listing di situs web Anda. Jangan berlebihan. Algoritma Google menjadi lebih pintar dengan bantuan pembelajaran mesin dan dapat mengetahui kapan Anda hanya mengisi daftar Anda dengan kata kunci. Menggunakan kata kunci bukan untuk mendapatkan peringkat tinggi untuk semua kata kunci, tetapi untuk peringkat tinggi untuk kata kunci tertentu yang dicari orang ketika mereka menginginkan apa yang disediakan situs Anda.

Source: Homespotter Blog

Baca juga: Tips Jual Rumah: “Staging” Efektif untuk Memikat Pembeli!

 

About Devi Yulia

My life revolves around reading books, writing stories, watching series and movies, and listening to music.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *