Sunday , June 16 2019
Home / News / Jokowi Perbanyak Fasilitas Khusus Disabilitas, Bagaimana Perkembangannya?
Fasilitas Khusus Disabilitas
Fasilitas Khusus Disabilitas

Jokowi Perbanyak Fasilitas Khusus Disabilitas, Bagaimana Perkembangannya?

Infrastruktur negara yang baik adalah yang memenuhi kebutuhan setiap elemen masyarakat di dalamnya, seperti penyandang disabilitas. Pada Debat Pertama Pemilihan Presiden 2019 di Jakarta pada hari Kamis, 17 Januari 2019 lalu, calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan pembangunan fasilitas khusus disabilitas yang akan lebih memudahkan kegiatan sehari-hari mereka sebagai bentuk kebijakan yang mendorong terpenuhinya hak-hak para penyandang disabilitas. Bagaimana perkembangan program kerja ini? Silakan simak rangkuman kami berikut ini.

 

Contoh Fasilitas Khusus Difabel/Disabilitas

Menurut data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), sekitar 15 persen dari penduduk Indonesia adalah penyandang disabilitas. Oleh karena itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pun menghimbau pemerintah daerah untuk memperbanyak dan memperbaiki fasilitas penyandang disabilitas agar dapat memenuhi kebutuhan yang terkadang masih diabaikan.

Walau fasilitas ini sebenarnya sudah ada, banyak yang berharap bahwa perbaikan fasilitas khusus disabilitas dapat dilakukan dengan cara membuat jembatan penyeberangan orang (JPO) yang dapat digunakan oleh pengguna kursi roda, membentuk trotoar dengan lantai pemandu dan menambah jarak tanda zebra cross dengan garis berhenti kendaraan sehingga pembawa kendaraan dapat berhenti dalam jarak aman untuk memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas menyeberang.

Transportasi umum dengan akses ke stasiun, halte, atau terminal bus juga diharapkan dapat memiliki jalur-jalur datar atau dengan tingkat kemiringan maksimal 5 persen untuk memudahkan pengguna kursi roda. Elevator khusus penyandang disabilitas dengan railing sebagai pegangan pun juga masih jarang ditemui di fasilitas umum, walau sebagian besar elevator telah dilengkapi dengan huruf braille.

Baca juga: Jokowi Bagikan Sertifikat Tanah Lagi, Bagaimanakah Cara Ikut PTSL?

 

Fasilitas Khusus Disabilitas

Copyright © Rukamen

 

Fasilitas Khusus Disabilitas di GBK

Perlehatan Asian Para Games tahun lalu memperhatikan penyediaan fasilitas bagi penyandang disabilitas, dan Jokowi berharap bahwa ketersediaan ini tidak hanya pada saat itu saja. Sebagai bagian dari komitmen, pemerintah terus berupaya melindungi dan memenuhi hak para penyandang disabilitas.

Terkait hasil data penyandang disabilitas tadi, Jokowi berkomentar, “Itu angka yang sangat besar. Butuh fasilitas, baik transportasi, trotoar, toilet maupun gedung ramah disabilitas. Faktanya baru 1 sampai 3 kota yang ramah disabilitas.”

Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi telah memeriksa aksesibilitas dan fasilitas khusus disabilitas yang mulai rusak dan belum memenuhi standar, sehingga menurut Jokowi, pemerintah ke depannya pemerintah harus menggandeng penyandang disabilitas dalam perencanaan dan penyediaan fasilitas-fasilitas ini untuk mendapatkan input yang tepat sasaran. Fasilitas di GBK ini hanyalah epitome dari seluruh fasilitas yang ada di Ibukota dan seluruh Indonesia, dan potret ini meyakinkan Jokowi untuk menekankannya sebagai salah satu program kerjanya nanti.

Sebelum ajang ini berlangsung, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), membangun venue dan merenovasi Kompleks GBK sehingga fasilitas yang tersedia dinilai telah memenuhi standar internasional dan kebutuhan penyandang disabilitas sesuai Peraturan Menteri PUPR No 14 Tahun 2017 tentang Persyaratan Kemudahan.

Anda dapat menemukan Stadion Utama GBK menyediakan ramp (jalur khusus) dengan lebar dan tingkat kemiringan sesuai pedoman teknis untuk pengguna kursi roda. Ada juga 6 toilet khusus dengan tanda dan penunjuk arah, parkir bagi pengunjung dan atlet, lokasi drop-off yang terhubung dengan ramp, toilet, elevator, dan tempat penonton, dan stadion renang (Aquatic) memiliki dua pintu akses di sisi timur dan barat. Untuk bangku penonton penyandang disabilitas sendiri disediakan 100 kursi.

Lapangan hoki, panahan, dan sepak bola ABC menyediakan ramp sebagai akses masuk hingga ke tribun dan toilet disabilitas, sementara itu di Istana Olahraga (Istora) menyediakan fasilitas ramp di sisi utara dan selatan stadion, ramp di setiap ruangan yang berbeda elevasi, dan toilet disabilitas di lantai 1 dan 2. Masih banyak lagi fasilitas khusus disabilitas yang telah disediakan di GBK, dan masyarakat berharap bahwa ke depannya, fasilitas ini dapat dinikmati di segala penjuru di kota-kota Indonesia.

Sumber: Kompas, Kumparan, Kabar24, iNews, Tempo

Baca juga: Program Sejuta Rumah Jokowi Diminati Negara Asing

 

Demikian informasi mengenai fasilitas khusus disabilitas yang bisa menjadi tambahan informasi Anda. Tidak bosan-bosannya kami mengingatkan bahwa Anda dapat menaruh listing properti Anda dengan Saleshack yang telah jelas kredibilitas dan reputasinya. Seperti biasa, selalu gunakan jasa Saleshack untuk mempermudah effort Anda di sini. Saleshack adalah jasa mengiklankan dan memasarkan properti yang murah dan efisien. Dengan Saleshack, properti Anda ditayangkan di 15 online channels yang dapat menjangkau lebih banyak calon tenan, semuanya hanya dengan harga IDR 399,000.00/net.

About Devi Yulia

My life revolves around reading books, writing stories, watching series and movies, and listening to music.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *