Friday , December 7 2018
Home / Guide / Isi, Kesalahan, dan Contoh Surat Perjanjian Sewa Menyewa Apartemen

Isi, Kesalahan, dan Contoh Surat Perjanjian Sewa Menyewa Apartemen

Seperti ketika membeli apartemen, sewa menyewa apartemen juga harus memiliki surat-surat yang lengkap dan jelas. Surat perjanjian sewa menyewa apartemen harus dibuat untuk mengikat kedua belah pihak secara hukum selama masa sewa apartemen tersebut berlangsung.

Karena terlihat mudah, banyak orang menyepelekan keberadaan dan proses pembuatan surat perjanjian sewa apartemen. Semuanya dibuat serba cepat, mudah, dan atas dasar saling percaya. Padahal, tidak jarang perselisihan terjadi karena kondisi tidak seperti yang diinginkan dan dijanjikan; misalnya WC bocor, air bermasalah, ada rekening yang belum terbayar, dll.

Karena sudah membayar down payment, pemilik apartemen bisa saja mengelak dari tugasnya untuk memperbaiki kerusakan tersebut. Sebagai penyewa, maka Anda akan dibebankan untuk menanggung biaya perbaikan tersebut. Tidak enak, bukan?

Oleh sebab itu, sangatlah penting untuk membuat perjanjian sewa menyewa apartemen yang detail, adil, jelas, dan tidak menguntungkan kedua belah pihak agar tidak terjadi perselisihan di kemudian hari. Hal-hal yang harus ada dalam perjanjian sewa menyewa apartemen adalah:

  • Surat perjanjian harus terdiri dari:
    – Identitas kedua belah pihak, baik pemilik apartemen dengan pihak penyewa – termasuk nama lengkap, umur, pekerjaan, nomor KTP kedua belah pihak.
    – Lingkup objek yang disewa – alamat, jangka waktu perjanjian, jangka waktu sewa, harga sewa, cara pembayaran
    – Hak dan kewajiban kedua belah pihak, antara lain (tidak terbatas hanya): kesepakatan pembayaran listrik, tagihan air, TV kabel (jika ada) dan fasilitas lain yang ada.
    – Pengakhiran perjanjian dan bentuk, serta cara penyelesaian jika terjadi perselisihan
  • Surat perjanjian di buat dalam bahasa yang jelas dan mudah dimengerti.
  • Surat perjanjian dibuat dua rangkap dan ditandatangani kedua belah pihak dan dibubuhi materai.
    Selain itu, perjanjian juga disarankan menggunakan saksi dari kedua belah pihak. Jika isi surat perjanjian lebih dari satu halaman, maka setiap halaman harus diberi paraf oleh kedua belah pihak dan saksi
  • Ada baiknya surat perjanjian juga dilampirkan foro apartemen atau gambar apartemen, fotokopi identitas penyewa (KTP dan Kartu Keluarga), kuitansi, bukti pembayaran, dan lampiran-lampiran ini merupakan satu bagian yang tidak terpisahkan dalam perjanjian.

Kesalahan-kesalahan yang harus dihindari dalam membuat surat perjanjian sewa apartemen:

  • Kesalahan pengutipan – pastikan nama yang tertera adalah nama asli, sesuai dengan identitas yang masih berlaku. Pastikan nominal harga sewa juga tepat. Berikan penulisan huruf pada nominal untuk memastikan tidak ada kesalahan.
  • Batas waktu penyewaan – banyak pemilik apartemen melupakan membuat surat baru jika sewa apartemen diperjanjang. Pastikan paling tidak satu bulan sebelum penyewaan berakhir, penyewa sudah mengkonfirmasi agar pembuatan surat sewa apartemen bisa dibuat ulang.
  • Tidak mencantumkan sanksi – sanksi adalah hal penting dalam sebuah surat perjanjian. Ini agar tidak ada kelalaian pada pihak penyewa, seperti telat membayar sewa bulanan, pemutusan masa sewa secara sepihak, penggunaan apartemen untuk tujuan lain, serta kerusakan-kerusakan yang terjadi akibat kelalaian pihak penyewa.

Contoh surat perjanjian sewa apartemen seperti yang kami ambil dari Dokumen.Tips


 

SURAT PERJANJIAN SEWA APARTEMEN

 

Yang bertanda tangan dibawah ini :

1.Nama                       : XXXXXXXX

Alamat                     : XXXXXXXX

Nomor KTP             : XXXXXXXX

———————–selanjutnya disebut Pihak Pertama (Pemilik)——————————–

 

2.Nama                       : XXXXXXXX

Alamat                     : XXXXXXXX

Nomor KTP             : XXXXXXXX

————————selanjutnya disebut Pihak Kedua (Penyewa)——————————–

 

Pada hari ini (HARI), tanggal (TANGGAL). Kedua belah pihak telah menyepakati perjanjian sewa menyewa sebagai berikut :

Pasal 1.

Pihak Pertama dengan ini menyewakan kepada Pihak Kedua, dan Pihak Kedua dengan ini telah menyewa dari Pihak Pertama berupa :

—————Satu Unit Apartemen terletak di (NAMA APARTEMEN) (ALAMAT APARTEMEN), (TOWER) (LANTAI) Unit (NO UNIT), seluas (LUAS ANGKA) (LUAS TERBILANG) meter persegi, sertifikat Hak Milik Rumah Susun No.XXXX atas nama Pihak Pertama. Terdiri dari XX kamar tidur, XX ruang keluarga, XX kamar mandi, dan XX ruang balkon, dilengkapi dengan aliran listrik sebesar dua ribu dua ratus (2200) watt, air PAM, intercom ke pengelola gedung, alarm peringatan kebakaran, lampu penerangan pada setiap ruangan, dan sambungan telepon dari PT Telekomunikasi Indonesia (TELKOM) nomor 021-XXXX, berikut perlengkapan inventaris lainnya sesuai Daftar Inventaris yang tercantum pada lampiran dan merupakan bagian yang tidak terpisahan dengan Surat Perjanjian Sewa menyewa ini ———————————————-

 

Pasal 2.

Sewa menyewa ini dilangsungkan dan diterima dengan harga sebesar Rp.XXX.-(nominal dalam huruf rupiah) untuk jangka waktu X (nominal dalam huruf ) bulan, terhitung mulai tanggal X XXX XXXX dan berakhir pada tanggal X XXX XXXX (tanggal bulan tahun dalam huruf).

Selain uang sewa, Pihak Kedua juga menyerahkan kepada Pihak Pertama Uang Jaminan (Deposit) sebesar Rp. XXXX,- (nominal dalam huruf rupiah).

Uang sewa dan Uang Jaminan Deposit berjumlah Rp. XXX,- (nominal dalam huruf rupiah) seluruhnya dilunasi pada saat Perjanjian Sewa Menyewa ini di tanda tangani.

Untuk tiap penerimaan Uang Sewa dan Uang Jaminan tersebut diatas, Pihak Pertama akan memberikan kuitansi sebagai buki pelunasannya. Penggunaan dan pengembalian Uang jaminan sesuai ketentuan pada pasal 13 perjanjian ini.

 

Pasal 3.

Jangka waktu sewa menyewa dapat diperpanjang dengan ketentuan ketentuan sebagaimana yang akan ditetapkan kemudian oleh kedua belah pihak secara musyawarah untuk mufakat. Bila mana hendak diperpanjang atau diakhiri, maka hal itu harus diberitahukan oleh pihak yang satu kepada pihak yang lainnya sekurang-kurangnya 1 (satu) bulan sebelum waktu sewa menyewa ini berakhir, dan Pihak pertama akan memberikan jawaban kepada Pihak Kedua, apakah Pihak Pertama menyetujui perpanjangan sewa menyewa, dan apabila Pihak pertama tidak memberikan jawaban, maka Pihak Pertama dianggap meyetujui perpanjangan sewa menyewa ini untuk jangka waktu dan syarat-syarat serta ketentuan-ketentuan yang sama dengan perjanjian sewa menyewa ini.

 

Pasal 4.

Pihak Pertama menjamin Pihak Kedua bahwa apa yang disewakan dengan perjanjian ini adalah betul-betul hak milik Pihak Pertama, tidak dibebani dengan hak tanggungan atau beban-beban lainnya dan selama sewa menyewa ini berlaku, Pihak kedua tidak akan mendapat gugatan, tuntutan dan / atau gangguan dari siapapun juga yang menyatakan mempunyai hak lebih dulu atau mempunyai hak atas apa yang disewakan dengan perjanjian ini.

Pihak Pertama juga menjamin Pihak kedua, selama masa sewa menyewa, dapat menikmati fasilitas-fasilitas yang ada di lingkungan apartemen, sepanjang Pihak kedua tetap mentaati semua ketentuan yang diadakan oleh pengola gedung.

Apabila Pihak kedua di dalam menikmati apa yang disewa dalam perjanjian ini mengalami gugatan, tuntutan dan gangguan dari siapapun yang terbukti secara langsung maupun tidak langsung berasal dari Pihak pertama, maka Pihak Kedua berhak mengakhiri sewa-menyewa ini secara sepihak dan Pihak Pertama wajib mengembalikan kepada Pihak kedua sisa uang sewa dan uang jaminan yang telah diterima pihak Pertama setelah dipotong uang sewa yang sudah berjalan.

 

Pasal 5.

Pihak Kedua tidak diperkenankan untuk menyewakan lagi apa yang disewakan dengan perjanjian ini kepada pihak lain manapun, terkecuali ada persetujuan tertulis dari Pihak Pertama.

 

Pasal 6.

Apa yang disewakan dengan perjanjian ini harus dan hanya boleh digunakan oleh pihak Kedua sebaik-baiknya sesuai peruntukannya yaitu sebagai TEMPAT TINGGAL, dan dilarang untuk menggunakan apa yang disewakan dengan perjanjian ini sebagai tempat untuk melakukan usaha, tindak pidana dan/atau pelanggaran terhadap peraturan perundangan yang berlaku. Apabila Pihak Kedua melakuan perlanggaran ketentuan ini, maka Pihak Pertama berhak untuk mengakhiri sewa ini secara sepihak.

 

Pasal 7.

Pihak Kedua mengakui bahwa apa yang disewakan dengan perjanjian ini telah diterima dalam keadaan baik (terpelihara) dan Pihak Kedua berjanji dan oleh karena itu mengikatan diri untuk menyerahkan kembali apa yang telah disewakan dengan perjanjian ini dalam keadaan baik (terpelihara) pula pada waktu sewa menyewa berakhir, terkecuali kerusaknan yang disebabkan oleh usia atau data tahan apa yang disewakan dalam perjanjian ini.

 

Pasal 8.

Pihak Kedua wajib untuk memelihara segala sesuatu yang disewa dengan perjanjian ini dengan sebaik-baiknya atas biaya Pihak Kedua, dan segala kerusakan yang timbul oleh karena dan/atau pelanggaran Pihak Kedua menjadi tanggungan Pihak Kedua dan Pihak Kedua berkewajiban untuk memperbaikinya dan/atau menggantinya atas biaya sepenuhnya dari Pihak Kedua. Bilamana sewa menyewa ini karena sebab apapun juga berakhir, maka Pihak Kedua harus mengembalikan apa yang disewa dengan perjanjian ini kepada Pihak Pertama dalam keadaan pemeliharaan yang baik dan dalam keadaan semula (tidak dihuni atau ditempati oleh siapapun) serta tanpa syarat apapun juga disertai dengan penyertaan kunci-kunci dari apa yang disewakan.

Kerusakan yang disebabkan oleh usia atau daya tahan apa yang disewakan tidak akan menjadi tanggungan Pihak Kedua.

 

Pasal 9.

Pihak Kedua wajib mentaati semua peraturan perundangan yang berlaku khususnya peraturan dari Pengelola Gedung (NAMA APARTEMEN), baik bidang penggunaan, kesusilaan, ketertiban umum, kesehatan dan kebersihan lingkungan mengenai pemakaian apa yang disewakan dengan perjanjian ini, dan Pihak Kedua menjamin Pihak Pertama bahwa Pihak Pertama mengenai hal itu tidak akan mendapat teguran, tuntutan, gugatan dan/atau tagihan apapun juga dan membebaskan Pihak petama dari segala teguran, tuntutan, gugatan dan/ atau tagihan serta segala sesuatu kerugian karena kelalaian dan/atau pelanggaran yang dilakukan Pihak Kedua. Bilamana Pihak Kedua melanggar ketentuan tersebut diatas, maka Pihak Pertama berhak untuk mengakhiri sewa menyewa ini secara sepihak.

 

Pasal 10.

Pihak kedua tidak diperkenankan melakukan perobahan/penambahan baik didalam maupun di luar bangunan dari apa yang disewa dengan perjanjian ini, dan apabila perubahan/penambahan tersebut benar-benar sangat perlu, maka pihak kedua wajib terlebih dahulu meminta persetujuan tertulis dari Pihak Pertama, dan selanjutnya Pihak Kedua wajib mengajukan permintaan kepada pengelola gedung untuk melaksanakan perubahan/penambahan tersebut, dan semua biaya yang timbul atas perubahan/penambahan yang dilakukan menjadi tanggungan Pihak Kedua, dan pada masa sewa menyewa berakhir perubahan/penambahan harus dikembalikan pada keadaan semuala, terkecuali disetujui oleh Pihak Pertama untuk menerima perubahan/penambahan tersebut.

Penambahan perabot, peralatan rumah tangga dan lainnya yang tidak merubah/merusak konstruksi dan bangunan dikecualikan dari ketentuan pasal ini.

 

Pasal 11.

Pihak Pertama hanya akan mengansuransikan dan membayar premi asuransi atas apa yang disewakan dalam perjanjian ini berikut perlengkapan/inventaris milik Pihak Pertama yang tercantum pada Lampiran Perjanjian ini terhadap bahaya kebakaran dan atau bahaya-bahaya lainnya yang di anggap perlu, termasuk tapi terbatas pada kerusuhan atau huru hara, sedangkan barang milik Pihak Kedua yang terdapat pada ruangan yang disewakan menjadi tanggungan Pihak Kedua sendiri.

 

Pasal 12.

Pajak Penghasilan (Pph) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) , atas apa yang disewakan dalam perjanjian ini menjadi tanggungan dan harus dibayar oleh Pihak Pertama.

 

Pasal 13.

Selama sewa menyewa berlangsung, biaya pemakaian air, listrik, telepon, dan maintenace fee (service charge+sinking fund) atas apa yang disewakan dengan perjanjian ini, ditanggung dan dibayar oleh Pihak Kedua. Pada waktu sewa menyewa ini berakhir, maka semua rekening pemakaian air, listrik, telepon, dan maintenance fee hingga bulan pada waktu pengosongan dilaksanakan harus sudah dilunaskan oleh Pihak Kedua, dengan menyerahan kuitansi-kuitansinya selama tiga bulan terakhir kepada Pihak Pertama.

Apabila Pihak Kedua tidak memenuhi kewajiban-kewajiban tersebut di atas, maka kewajiban-kewajiiban tersebut akan diselesaikan oleh Pihak Pertama dengan menggunakan Uang Jaminan (Deposit) yamg tercantum pada pasal 2 perjanjian ini, dan setelah dikuangi biaya penggantian inventaris yang hilang atau rusak dan biaya perbaikan lainnya secara proporsionil, sisanya akan dikembalikan oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua, sedangkan apabila ternyata Uang Jaminan (Deposit) tidak cukup untuk menyelesaikan semua kewajiban tersebut di atas, maka Pihak Kedua wajib membayar kekurangannya kepada Pihak Pertama sekaligus pada saat itu juga.

 

Pasal 14.

Bila sewa menyewa ini berakhir karena habis jangka waktunya atau tidak diperpanjang lagi, maka Pihak Kedua diwajibkan untuk menyerahkan kembali apa yang disewakan dengan perjanjian ini dalam keadaan semuala dan terpelihara dengan baik seluruhnya tanpa penghuni, dapat ditempati, dan berikut kunci-kuncinya paling lambat dalam waktu satu kali dua puluh empat jam (1x24jam) setelah jangka waktu tersebut diatas dengan terlebih dahulu menyelesaikan kewajiban-kewajiban yang disebutkan pada pasal 13 Perjanjian ini.

 

Pasal 15.

Biaya pembuatan perjanjian ini dan biaya-biaya lain yang timbul sehubungan dengan pengadaan perjanjian ini di tanggung oleh Pihak Pertama.

 

Pasal 16.

Mengenai perjanjian ini, semua akibatnya, dan pelaksanaannya, Pihak Pertama dan Pihak Kedua memilih tempat tinggal yang tetap, seumumnya, dan tidak berubah di kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Barat di Jakarta.

 

Demikian Perjanjian Sewa Menyewa ini dibuat dalam rangkap dua, masing-masing bermaterai cukup dan mempunyai kekuatan hukum yang sama.

 

 

 

Jakarta, TANGGAL

 

PIHAK PERTAMA                                                                                              PIHAK KEDUA

 

 

 

 

XXXXXX XXXXXXX

 

 

SAKSI :

 


Demikian semua yang perlu Anda ketahui tentang Surat Perjanjian Sewa Menyewa Apartemen, semoga berguna bagi Anda yang baru pertama kali ingin sewa atau menyewakan apartemen.

 

 

 

About Fely Tan

i paint with words

Check Also

Apartemen Murah di Jakarta Selatan

Rekomendasi 3 Apartemen Murah di Jakarta Selatan

Bertempat tinggal di kota sedinamis Jakarta Selatan dapat Anda lakukan dengan memiliki unit hunian apartemen …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *