Wednesday , November 14 2018
Home / Guide / Cara Mengajukan KPA untuk Memiliki Hunian Apartemen Idaman
Cara Mengajukan KPA
Cara Mengajukan KPA

Cara Mengajukan KPA untuk Memiliki Hunian Apartemen Idaman

Dengan makin populernya hunian apartemen di kota-kota besar, sudah sangat banyak yang mengincar properti jenis satu ini. Apakah Anda salah satunya? Untuk mendapatkan apartemen idaman tanpa mengeluarkan dana besar, Anda dapat mempertimbangkan untuk menggunakan KPA. Kami telah merangkum cara mengajukan KPA dengan rinci melalui pengertian, persyaratan, dokumen pendukung dan bagaimana mengajukan KPA.

 

Apa Itu KPA?

KPA (Kredit Pemilikan Apartemen) adalah salah satu jenis produk pembiayaan apartemen, kondominium dan kondotel secara kredit atau cicilan dari institusi perbankan untuk keperluan nasabah. Pembayaran dilakukan secara berkala dalam kurun waktu yang telah ditentukan oleh pihak bank dan pengembang. Biasanya KPA mencakup pembiayaan sebanyak 70-80% dari harga unit apartemen yang dibeli nasabah, dengan pilihan periode cicilan dari minimal 5 hingga maksimal 20 tahun.

KPA dapat Anda pilih untuk mengkredit apartemen yang sudah jadi, yang sedang dalam masa pembangunan atau yang baru akan dibangun, tentunya dengan suku bunga yang bersaing. Hal lain yang diproteksi oleh KPA biasanya juga mencakup asuransi jiwa kredit dan kebakaran. Di Indonesia, Anda sudah bisa mendapatkan jasa KPA tidak hanya dari bank saja, karena sudah banyak perusahaan pembiayaan sekunder yang hadir untuk menyiapkan dana produk pembiayaan KPA ini.

Baca juga: Alasan Pengajuan KPA Ditolak Bank

 

Persyaratan Mengajukan KPA

Beberapa persyaratan yang pada umumnya harus dipenuhi dalam cara mengajukan kpa:

  • Berstatus sebagai WNI yang bertempat tinggal di Indonesia
  • Karyawan tetap dengan pengalaman kerja minimal 2 tahun / Wiraswasta dengan pengalaman usaha minimal 3 tahun / Profesional dengan pengalaman praktek minimal 2 tahun
  • Usia minimal pada saat pembiayaan diberikan adalah 21 tahun, dan maksimal usia pensiun untuk karyawan atau 65 tahun untuk wiraswasta dan profesional
  • Memiliki pendapatan bersih bulanan minimum sebesar Rp 6-8 juta untuk karyawan, wiraswasta, dan professional (untuk pengajuan wilayah sekitar Jabodetabek, untuk daerah lain silakan cek kebijakannya ke bank atau perusahaan pembiayaan yang Anda tuju)

 

Apa Itu KPA dan Cara Mengajukan KPA

Copyright © Rukamen

 

Dokumen Pendukung

Kelengkapan dokumen yang harus diperhatikan pada dasarnya sama saja untuk karyawan, wiraswasta dan profesional:

  • Formulir Aplikasi Kredit
  • Fotokopi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
  • Fotokopi KTP Anda dan Suami/Istri (jika sudah menikah)
  • Fotokopi Kartu keluarga (C1) dan Surat Nikah (jika sudah menikah)
  • Pas foto Anda dan Suami/Istri (jika sudah menikah) berukuran 3×4 cm
  • Fotokopi SK Terakhir/Surat keterangan kerja Asli
  • Fotokopi Buku Tabungan/Rekening Koran 3 bulan terakhir
  • Fotokopi SPT Pph Ps.21
  • Surat keterangan Belum Punya Rumah (untuk ukuran apartemen bersubsidi)
  • Fotokopi SK Pengangkatan Pegawai Tetap (untuk karyawan saja)
  • Slip Gaji (asli, dengan stempel kantor/perusahaan, untuk karyawan saja)
  • Surat Keterangan Penghasilan (jika diperlukan), untuk wiraswasta/profesional dapat menyertakan Laporan Keuangan
  • Fotokopi Akta Pendirian Perusahaan Berikut Perubahannya, SIUP, TDP & SITU (untuk wiraswasta saja)
  • Fotokopi Izin-izin Praktek (untuk profesional saja)

Baca juga: 5 Tips Jitu Ajukan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA)

 

Cara Mengajukan KPA

Setelah Anda memilih apartemen yang ingin Anda beli, kumpulkan informasi seperti harga uang muka, cicilannya dan tanda jadinya. Perhatikan juga status apartemen tersebut, apakah sudah jadi, masih dibangun atau baru dibangun, dan cek juga status lahan bangunan tersebut ke pengembang (baca selengkapnya di: Checklist & Tips Beli Apartemen untuk Investasi dengan Hasil Balik Maksimal). Selalu periksa denah, desain, fasilitas dan lokasi apartemen yang Anda pilih itu, dan jika apartemen masih dibangun, pastikan kapan selesainya dan proses serah terima.

Ketika Anda sudah mendapat informasi dasar tadi, Anda biasanya akan masuk ke proses booking atau mereservasi unit apartemen tersebut dengan membayar tanda jadi sebagai bukti agar tidak diambil orang lain dan agar harganya tidak berubah-ubah lagi. Tanda jadi biasanya dibayarkan mengikuti kebijakan setiap developer, jadi selalu tanyakan baik-baik mengenai hal ini untuk mencegah reservasi Anda hangus atau batal.

Selanjutnya Anda bisa masuk ke proses pembayaran uang muka KPA. Uang muka KPA bertujuan untuk jaminan pembayaran KPA yang dapat dikembalikan kepada Anda jika pengajuan KPA Anda ternyata mengalami penolakan dari pihak bank atau perusahaan pembiayaan.

Setelah uang muka dilunasi, berikutnya Anda tinggal mengunjungi bank atau perusahaan pembiayaan mengikuti produk yang tersedia dan dengan membawa kelengkapan dokumen yang telah dijelaskan tadi. Biasanya dalam waktu 1 bulan sudah akan ada jawaban mengenai pengajuan Anda.

 

Demikianlah informasi mengenai KPA dan cara mengajukan KPA yang bisa Anda jadikan panduan jika ke depannya ingin membeli apartemen melalui KPA. Sebagai salah satu pemilik apartemen yang ingin unit Anda diincar banyak pembeli ini, Anda dapat menggunakan jasa Saleshack yang telah terbukti efektif! Saleshack membantu mengiklankan atau memasarkan semua jenis properti Anda, tidak hanya apartemen saja tetapi rumah, ruko, tanah hingga gedung perkantoran. Saleshack menayangkan iklan properti Anda di 15 online channels di seluruh Indonesia. Dengan eksposur luas seperti ini, Saleshack juga memberikan analisis perbandingan harga terbaik untuk menyewakan properti Anda. Praktis, mudah dan cepat, bukan?

About Devi Yulia

A girl who wishes to run an easier life

Check Also

Tiga Ciri Penting Ketika Mencari Bank KPR Yang Tepat Untuk Anda

KPR (Kredit Pemilikan Rumah) adalah salah satu fasilitas yang paling banyak digunakan masyarakan dalam membeli …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *