Sunday , February 23 2020
Home / Guide / Lebih Baik Mana: Apartemen vs Rumah?
apartemen vs rumah

Lebih Baik Mana: Apartemen vs Rumah?

Perbandingan klasik bagi para pemilik properti adalah tentang apartemen vs rumah. Semakin parahnya kemacetan di kota, terutama kota-kota metropolitan besar seperti Jakarta, Surabaya dan Bandung, harga rumah di area-area ini pun ikut-ikutan semakin mahal. Dengan melambungnya harga rumah di area ini, banyak yang mencari alternative rumah dengan mencari ketersediaan yang lebih murah di pinggiran kota. Solusi lainnya adalah dengan menyewa apartemen di Jakarta alih-alih membeli rumah.

Oleh karena itu, muncullah banyak persepsi dan pertanyaan, lebih baik tinggal di mana kalau begitu, apartemen atau rumah? Apa saja yang harus dipertimbangkan dalam menentukan antara properti apartemen dan rumah? Simak penjabaran kami soal apartemen vs rumah berikut ini.

 

Apartemen

Sebagai hunian vertikal yang terdiri dari beragam jumlah dan jenis unit dalam satu gedung, apartemen memiliki daya tarik dari segi kelengkapan fasilitas dan kesan mewah yang memanjakan penghuninya berkat pamor apartemen sebagai bangunan bertingkat dengan aksesibilitas dan mobilitas tinggi. Hal ini didukung melalui kelebihannya berikut, seperti:

  1. Lokasi apartemen biasanya strategis dan mudah dijangkau. Letaknya kebanyakan di dalam kota dan dekat dengan pusat bisnis, perkantoran, rumah sakit, sekolah dan universitas.
  2. Fasilitas apartemen seperti kolam renang, lintasan jogging, taman, kafe, restoran, dan bahkan mall yang terintegrasi dengan apartemen memudahkan penghuni dalam melengkapi kebutuhan sehari-hari. Ini adalah faktor yang biasanya diangkat dalam perbandingan apartemen vs rumah.
  3. Terdapat sistem penjagaan 24 jam dan CCTV yang memantau semua kegiatan di area apartemen. Dengan keamanan ini, para penghuni gedung apartemen tidak perlu merasa takut akan kejahatan internal maupun eksternal.
  4. Penghuni apartemen tidak perlu merepotkan pembuangan air, sirkulasi udara, taman, dll karena semua ini merupakan tanggung jawab pengelola.
  5. Luas unit apartemen biasanya tidak terlalu besar, sehingga lebih mudah membersihkan dan mengaturnya.
  6. Tinggal di apartemen tidak perlu pusing tentang banjir, terutama banjir tahunan di Jakarta.

Kekurangan tinggal di apartemen adalah:

  1. Apartemen tidak dapat diperluas karena telah dirancang berbatasan dengan unit milik penghuni lain. Jika ingin memiliki unit yang besar, Anda harus memilih unit lain yang berukuran besar. Terkadang, unit yang telah Anda pilih ditawarkan dalam beragam ukuran. Seperti misalnya, unit studio dari suatu apartemen dapat memiliki tiga ukuran seperti 25, 27 dan 30 meter persegi. Jika tidak ingin salah pilih, mintalah kunjungan unit ke semua tipe ini agar Anda benar-benar yakin ingin memilih yang mana.
  2. Tingkat privasi biasanya lebih rendah karena lokasi setiap unit yang saling menempel. Di beberapa gedung, ada peraturan bahwa penghuni tidak boleh terlalu gaduh agar tidak mengganggu penghuni lain.
  3. Bagi pencinta binatang, tinggal di apartemen lebih sulit karena kebanyakan pengelola gedung tidak memperbolehkan penghuni memelihara hewan di dalam unit.

Baca juga: Tips dalam Mencari Sewa Apartemen Bulanan

 

apartemen vs rumah

Apartemen Vs Rumah

 

Rumah

Rumah tapak menawarkan kesan tinggal yang lebih tradisional dan kekeluargaan. Jika suasana apartemen lebih tenang dan privat, tinggal di rumah menawarkan kemudahan untuk mengunjungi tetangga sekitar lebih besar. Kelebihan tinggal di rumah dalam perbandingan apartemen vs rumah yaitu:

  1. Rumah bisa direnovasi, diubah, atau diperluas jika memungkinkan.
  2. Rumah memiliki area outdoor pribadi yang bisa dipakai untuk santai keluarga dan anak-anak bisa bermain di ruangan terbuka.
  3. Tingkat privasi yang lebih tinggi karena pemilik bangunan rumah berkuasa penuh atas bangunan itu.

Kekurangan:

  1. Harga rumah di kota besar mahal dan terus meningkat setiap tahun, sehingga orang lebih banyak beralih ke pinggiran kota. Tinggal di area yang lebih pinggir biasanya tidak menawarkan mobilitas tinggi karena ke mana-mana jadi lebih jauh dan sulit.
  2. Rumah harus rajin dibersihkan dan dirawat sendiri. Semakin besar rumah, semakin besar biaya dan waktu yang diperlukan.
  3. Banjir yang sudah menjadi bencana tahunan ini membuat penghuni rumah menjadi was-was ketika musim hujan tiba. Inilah kenapa banyak yang memilih rumah di dataran yang lebih tinggi untuk mencegah kebanjiran.

Baca juga: Beli Rumah, Lebih Baik KPR atau Cash?

 

Demikianlah perbandingan populer apartemen vs rumah yang dapat menjadi perhatian Anda jika masih mempertimbangkan untuk tinggal di mana. Jika Anda ingin menyewakan atau menjual properti Anda tersebut, Anda dapat menaruh listing properti Anda dengan Saleshack yang telah jelas kredibilitas dan reputasinya. Seperti biasa, selalu gunakan jasa Saleshack untuk mempermudah effort Anda di sini. Saleshack adalah jasa mengiklankan dan memasarkan properti yang murah dan efisien. Dengan Saleshack, properti Anda ditayangkan di 15 online channels yang dapat menjangkau lebih banyak calon tenan, semuanya hanya dengan harga IDR 399,000.00/net.

Desain Kamar Anak

About Fely Tan

i paint with words

Check Also

alasan tinggal di apartemen

Alasan Tinggal Di Apartemen Lebih Diminati Warga Jakarta

Sepuluh tahun lalu, orang-orang Jakarta masih lebih memilih tinggal di rumah tapak ketimbang di apartemen. …

2 comments

  1. Appreciating the persistence you put into your site and in depth information you
    present. It’s great to come across a blog every once in a while that
    isn’t the same old rehashed information. Fantastic read!
    I’ve saved your site and I’m adding your RSS feeds to my Google account.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *